Sentralisasi Rumah Ibadah di Kotim Terwujud

    Sentralisasi Rumah Ibadah di Kotim Terwujud

    SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur H Supian Hadi dan Wakil Bupati Kotim HM Taufik Mukri menuntaskan janjinya selama lima tahun kepemimpinannya membangun rumah ibadah secara berdampingan yakni gereja, balai basarah dan 17 masjid raya di 17 kecamatan se Kotim.

    Supian Hadi menyadari bahwa Kecamatan Bukit Santuai memang kecamatan terjauh dan paling ujung Kotim. Namun,dirinya tidak membeda-bedakan, karena berharap menurutnya pembangunan di Kotim baik untuk desa dan kecamatan sama.

    “Ini bukti bahwa semua kecamatan yang ada di Kotim sama pembangunannya. Janji kami bersama bapak Taufik Mukri membuat rumah ibadah dan jalan di Kotim terus kami benahi hingga diakhir jabatan kami nanti,” ujar bupati saat peletakkan batu pertama pembangunan tiga tempat ibadah sekaligus di Desa Tumbang Penyahuan Kecamatan Bukit Sentuai, Senin (29/6/2015).

    Menurut Supian, pembangunan rumah ibadah secara berdampingan ini agar ada hubungan silaturahmi antarumat beragama.

    “Sebelumnya, pembangunan rumah ibadah secara berdampingan juga kita bangun di tahun ini pada Kecamatan Antang Kalang, Mentaya Hulu, dan Bukit Sentuai. Pembangunan rumah ibadah ini juga menjadi contoh kerukunan umat beragama di Kotim dan Kalteng secara umum. Saya sebagai bupati harus adil memperhatikan semua agama, dalam melayani rakyat saya adalah seorang bupati yang harus memperhatikan semua warga dan umat bergama sesuai dengan keyakinannya masing-masing,” ungkapnya.

    Sementara itu Ketua Agama Hindu Kaharingan Kabupaten Kotim, Yudarno berterima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah memperhatikan agama tersebut. Pasalnya selama ini umat Hindu Kaharingan seakan dianaktirikan.

    Menurutnya, dengan dibangunnya tiga rumah ibadah secara berdampingan tersebut, kerukunan umat beragama di Bukit Sentuai semakin terjalin dengan baik.
    Selanjutnya, dia berharap Supian Hadi tidak hanya membangun tempat-tempat ibadah tersebut, tetapi juga bisa meresmikan kembali pada saatnya nanti. Itu merupakan harapan warga Bukit Sentuai yang bangga dengan program pembangunan tempat ibadah Supian Hadi yang sudah memperhatikan semua agama dan golongan.

    “Ucapan terima kasih kepada bupati dan wakil bupati,  yang telah mendirikan balai basarah hindu kaharingan ini. Mudah-mudahan bermanfaat untuk masyarakat kami,” ungkapnya. (raf/290615/beritasampit.com)