Jelang GMT, Polisi Pantau Kawasan Ikon Jelawat

    SAMPIT– Dua hari menjelang terjadinya Gerhana Matahari Total (GMT) pada Rabu (9/3) mendatang, Polsek Kawasan Pelabuhan Mentaya (KPM) melakukan pengecekan keamanan di lokasi wisata Patung Jelawat. Lokasi tersebutakan dijadikan tempat nonton bareng GMT oleh pemerintah daerah setempat.

    Pengecekan keamanan ini dipimpin oleh Kapolsek KPM AKP Mahmud. Pengecekan ini dianggap perlu mengingat lokasi wisata patung jelawat akan terjadi penumpukan warga untuk menyaksikan detik-detik terjadinya gerhana matahari.

    Selain acara nonton bareng, ditempat tersebut juga akan digelar sejumlah acara hiburan berupa festival tari tradisional, bazar makanan tradisonal, dan lomba photografi dengan tema gerhana matahari. Lokasi wisata patung jelawat yang berada persis di tepian Sungai Mentaya ini memang sangat strategis untuk dijadikan tempat menyaksikan gerhana matahari.

    Sehingga, bisa dipastikan pada tanggal 9 Maret mendatang akan ada ribuan warga dan wisatawan akan datang kelokasi tersebut. Pagar pengaman lokasi adalah yang menjadi perhatian penting saat dilakukannya pengecekan.

    “Kita telah melakukan penyisiran di ikon wisata jelawat, beberapa hal yang kami cek diantaranya adalah kemanan pagar. Jngan sampai saat ikon jelawat di penuhi warga ada hal yang tidak diinginkan,” Kata AKP Mahmud.

    Selain pengamanan di darat dengan 150 orang personel, polisi juga akan melakukan pengaman dari sungai yang akan dilakukan oleh satuan polisi  perairan Polres setempat. “Kami akan berkoordinasi dengan Satpol Air Polres Kotim guna melakukan pengamanan di perairan Sungai Mentaya sekitar Patung Jelawat,” ujar Mahmud. (sam/beritasampit.com)

     

     

    (Visited 4 times, 1 visits today)