Warga 5 Desa Dukung Pembangunan Pengaman Pantai

    PANGKALAN BUN-Warga pesisir pantai di lima Desa Kecamatan Kumai Kabupaten Kobar, terus mendukung pembangunan prasarana pengaman pantai (P4), karena pembangunan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat pesisir.“Rumah kami dan warga lainnya berada di pinggir pantai, karena sehari-hari mencari makan pasti kelaut. Sekarang kami jarang memikirkan lingkungan sekitar rumah yang tidak jauh dari pantai,karena sudah ada pembangunan prasarana pengaman pantai,” kata Sarwani dan Dulloh dua nelayan, warga Desa Kraya,saat dibincangi  beritasampit.com.

    Dulu kata Sarwani dan Dulloh, serta warga lainnnya, sebelum dibangun prasarana pengaman pantai, warga masyarakat pesisir sering  was-was, kalau meninggalkan keluarganya di rumah.

    “Betul pak, dulu kan belum ada pembangunan tembok pemecah gelombang dan penahan abrasi,kalau gelombang besar disaat laut pasang,air lautnya tembus sampai ke rumah, kemudian pinggiran pantai yang tanahnya tidak datar ada bukitnya banyak yang hancur (abrasi.red), diterjang gelombang. Kalau sekarang sudah tidak ada lagi,” aku Sarwani.

    Erdy Setiawan Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU Kobar,yang akrab disapa Deden, saat dikonfirmasiwww.beritasampit.com melalui telepon selulernya, Jumat (8/4), membenarkan pembangunan prasarana pengaman pantai, sejaktahun 2014 sampai sekarang 2016 terus digenjot.

    “Tahun 2016 masih terus melanjutkan pembangunan prasarana pengaman pantai. Alhamdullilah tidak ada kendala, karena warga masyarakat pesisir yang ada di lima desa, (Desa Kubu,Teluk Bogam,Sungai Cabang,Sebuai,Keraya) sampai sekarang turus mendukungnya,”  jawab Deden.

    Menurut Deden,anggaran pembangunan prasarana pengaman pantai (P4) dari APBD Kobar tahun 2016 sekitar Rp 3,5 milliar,dan pembangunan yang sedang berjalan dapat bantuan dari APBD Provinsi dan APBN.

    ”Saya lupa nilai anggaran dari APBD Provinsi dan APBN,tapi sudah tertulis disetiap Papan Nama Proyek yang dipasang dekat lokasi.he..he..bener lupa,” ungkap Deden. (man/beritasampit.com)

    (Visited 2 times, 1 visits today)