Insentif dari Provinsi Ditagih Kades

    Insentif dari Provinsi Ditagih Kades

    PALANGKA RAYA-Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, HM Fahruddin  dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) menyampaikan hasil reses perorangan ke Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur dan Seruyan.

    Menurut Fahruddin, dari hasil reses para kepala desa (kades) di dua kabupaten mengharapkan dana insentif untuk kades di berlakukan lagi, bahkan bila perlu di tambah nilainya.

    “Saat saya reses ke Dapil II dan bertemu beberapa masyarakat, tokoh, dan pejabat desa. Khusus untuk Kades ada yang menanyakan terkait dana Insentif kepala desa. Mereka kecewa, kenapa tahun 2016, Provinsi tidak lagi memberikan insentif padahal pada tahun 2015 ada diberikan insentif,” ungkapnya kepada awak media, Selasa (3/5).

    Dijelaskannya, di tahun 2015, insentif kades ini telah dialokasikan dan disalurkan melalui anggaran APBD Kalteng sebesar Rp75 ribu per bulan. Namun, di tahun 2016, dana tersebut dihapuskan. “Dari instensif para kades ini, cukup membantu kinerja kades selaku perpanjangan tanganan pemerintah provinsi/Kabupaten di desa,” ucapnya.

    Ceritanya lagi, bahkan ada kades yang mengatakan, saat masa kampanye Gubernur terpilih Sugianto Sabran dan Habib S Ismail di wilayah itu, hal ini mereka sampaikan. Bahkan, janji Gubernur terpilih saat itu akan kembali mengalokasikannya kembali. Bahkan janjinya akan di naikkan dari Rp.75ribu menjadi Rp.200ribu.

    “Waktu itu salah satu kades dari desa yang masuk  kecamatan  baamang, saya lupa desanya. Katanya pernah Calon gubernur terpilih sekarang saat kampanye dulu di desanya menjanjikan akan mengalokasikan kembali dana insentif kades. Bahkan cerita mereka akan dinaikkan menjadi Rp200 ribu,”ujarnya.

    “Ini bagus sebenarnya, karena katanya Gubernur terpilih sudah menjanjikan itu. Jadi saya yang reses ke daerah tersebut kembali mengingatkan saja kepadagubernur terpilih agar merealiasikan janjinya,” tutupnya. (nata/beritasampit.com)