Pemkab Bertekad Lakukan Penguatan Ekonomi Melalui Infrastruktur

    Pemkab Bertekad Lakukan Penguatan Ekonomi Melalui Infrastruktur

    Musrembang RPJMD yang digelar di aula Bappeda Kotim, Kamis (2/6).

    SAMPIT-Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Rencana PembangunanJangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), merupakan forum konsultasi publik antarpelaku pembangunan dalam rangka penyusunan perencanaan pembangunan daerah.

    Forum ini menjadi sangat strategis, dimana seluruh pelaku pembangunan daerah dapat memberikan sumbangan pemikiran dan pandangan terhadap kebijakan serta rencana program dan kegiatan prioritas. Sehingga dapat meningkatkan dampak yang lebih optimal dalam seluruh pertumbuhan sektor pembangunan di daerah yang bermuara pada satu tujuan, yaitu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kotim HM Taufiq Mukri mengatakan musrembang ini dapat mewujudkan visi dan misi bupati dan wakil bupati lima tahun ke depan, yaitu agar terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kotim, dengan mengoptimalkan penguatan ekonomi infrastruktur dan sumberdaya manusia melalui pemerintahan yang baik.

    “Visi kita terwujudnya masyarakat yang madani, dinamis, mandiri dan berdaya saing dalam suasana religius, kebersamaan, keamanan dan kesejahteraan, sedangkan misi kita meningkatkan SDM, mengembangkan penguatan ekonimi pembangunan infrastruktur, wujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan mengmebangkan daya saing daerah melalui usaha dagang, jasa, industri maupun pariwisata,” ungkap Taufiq, dalam kegiatan Musrembang RPJMD yang digelar di aula kantor Bappeda Kotim, Kamis (2/6).

    Visi dan misi tersebut bersifat makro dan belum operasional, sehingga harus dijabarkan lebih lanjut kedalam tujuan, sasaran strategis kebijakan sampai dengan program prioritas. Meski hal tersebut menurut Taufiq bukan pekerjaan yang mudah karena diperlukan kesinergian, kolaborasi, diskusi, serta proses.

    “Saya minta pada seluruh pemangku kepentingan agar berkonstribusi positif, agar upaya mewujudkan visi dan misi pembangunan Kotim tahun 2016-2021 sesuai kewenangan, tugas pokok dan fungsi masing-masing,”paparnya.

    Kepada pemerintah pusat maupun Provinsi Kalimantan Tengah, masyarakat juga sangat besar memerlukan dukungan penuh dalam hal pendanaan, agar upaya pengentasan isu-isu strategis seperti pembangunan infrastruktur, tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, terpercaya, ketahanan pangan, penguatan pemerintahan desa, penanggulangan bencana, pemberdayaan ekonomi, pelestarian lingkungan hidup, pelestarian budaya dan pariwisata bisa terwujud.

    “Kepada DPRD, Kita juga meminta masukan dan sumbangan pemikiran terkait dengan pembangunan Kotim lima tahun ke depan,” tandasnya. (bro/beritasampit.com)