Natal dan Tahun Baru, Harga Daging Ayam dan Telur Naik

    Natal dan Tahun Baru, Harga Daging Ayam dan Telur Naik

    SAMPIT – Memasuki Natal dan tahun baru 2017, stok barang khususnya sembilan bahan pokok (sembako) di Kabupaten Kotawaringin Timur, dipastikan aman. Namun harga daging ayam dan telur, serta cabe rawit mengalami kenaikan. Adapun harga ayam saat ini dikisaran Rp 25 ribu, naik menjadi Rp 35 ribu perkilogramnya. Telur dari Rp 40 ribu per set, menjadi Rp 44 ribu.

    Kemudian, harga cabai rawit awalnya dari Rp 40 ribu menjadi Rp 80 ribu perkilogramnya. Untuk harga daging sebelum natal sempat mengalami kenaikan dan kini turun pada kisaran Rp 130 ribu perkilogramnya. Namun berbeda dengan harga sayuran serta beras dan tepung, saat ini dijual masih dengan harga normal. Kenaikan harga barang disinyalir dipicu karena siklus tahunan yakni menjelang hari-hari besar serepti Maulid Nabi, Natal, dan Tahun Baru.

    Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar (Disperindag) Kotawaringin Timur mencatat, sebelum memasuki natal dan tahun baru harga sembako sebagian ada kenaikan dan sebagian masih dijual dengan harga normal. Diseperindagsar Kotim sendiri telah melakukan operasi pasar murah dibeberapa kecamatan di Kotim, tujuannya adalah untuk mengantisipasi lonjakan harga dan membantu masyarakat menengah kebawah untuk bisa membeli harga sembako dengan harga normal.

    Disamping itu, Disperindagsar juga telah melakukan pengawasan dengan melakukan razia makanan dan minuman serta bahan masakan kedaluwarsa dibeberapa pasar Kota Sampit. Hasilnya, petugas menemukan beberapa bumbu-bumbu masakan yang sudah kedaluwarsa sehingga harus disita.

    “Kami mengingatkan kepada para pedagang untuk bisa memeriska barang jualannya secara rutin. Sehingga barang yang dijual dapat dibeli dan dikonsumi masyarakat dengan baik. Jika hal ini dibiarkan maka akan membawa dampak misalnya keracunan dan lain sebagainya. Nah para pedagang bisa dikadukan dengan pasal undang-undang perlindungan konsumen dan bisa didenda, serta dipidanakan,” ungkap Krispinus Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Pengawasan Barang Beredar, Disperindagsar Kotim, (27/12/2016). (raf/beritasampit.com)