Ide Tentang “Katingan Central Of Dayak Kalimantan”, Gagasan Siapa?

    KASONGAN-Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Katingan menggagas untuk dijadikan Katingan sebagai Pusat Kebudayaan Dayak (Central Of Dayak) Kalimantan Tengah. Kamis 19/02/2017

    Kabupaten Katingan yang letak geografisnya tepat ditengah-tengah pada provinsi kalimantan tengah menjadikan katingan sebagai kabupaten yang mudah dikunjungi, selain jaraknya yang dekat dengan pusat ibukota provinsi juga akses dari kabupaten lainnya pun mudah. 

    “Melihat dari historisnya, Katingan merupakan salah satu kabupaten yang pernah melahirkan sosok pendiri yang luar biasa dan juga mempunyai kontribusi dalam proses pembangunan provinsi kalimantan tengah yaitu Bapak Tjilik Riwut”, ungkap Hartoni yang sekarang menjabat sebagai Ketua Umum HMI Komisariat Katingan.

    Masuknya pemikiran-pemikiran barat saat ini telah banyak mengikis budaya-budaya lokal membuat perhatian HMI. 

    “hal itu sangat bahaya dan mengancam generasi-generasi muda kita untuk mengetahui jati dirinya yaitu DAYAK.” ucap Hartoni 

    Maka dari pemikiran itulah itu kami dari HMI Komisariat Katingan ingin menggagas kabupaten katingan ini menjadi ‘Central Of Dayak Kalimantan’ suku Dayak khususnya Kalimantan tengah. 

    Menurutnya dengan cara itulah yang dapat menjadikan budaya-budaya asli dayak tetap terjaga” dengan adanya satu pusat, harapannya dapat lebih memperkenalkan dayak di kancah regional, nasional, bahkan sampai pada internasional. 

    Dirinya juga menambahkan kultur dayak yang masih alami salah satunya berada di Katingan. Jadi, untuk mengetahui dayak itu seperti apa ya sumbernya di Katingan, karena sejauh ini kalau orang luar sana bicara soal dayak, mereka cuman tahunya borneo” tambahnya.

    Melimpahnya sumber daya alam yang ada di Katingan juga menjadi salah satu daya tarik yang perlu kita perkenalkan pada dunia. Selain untuk menambah sumber perekonomian masyarakat juga dapat menambah Pendapatan Asli Daerah(PAD) di Kabupaten Katingan. Para pegiat kerajinan tangan dapat menjual hasil karyanya, para entrepreneur muda juga tentunya dapat peluang sukses disana dan tentunya masih banyak lagi nilai ekonomis yang bisa dicapai.

    “Harapanya gagasan ini mendapatkan dukungan dari Pemerintah Daerah, Provinsi dan bahkan Pemerintah Pusat. Karena ini menyangkut proses pembangunan daerah khususnya di kabupaten katingan” tutupnya.
    (Kwt/Beritasampit.co.id) 

    Follow Berita Sampit di Google News