HADEH…Proyek Mangkrak, Bekasnya Malah Ditinggal

    SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur terus berbenah dalam memperbaiki Jalan dan gorong-gorong dipermukiman penduduk.

    Namun perbaikan tersebut menyisakan bekas yang tidak baik untuk ditinggalkan dan sangat tidak nyaman untuk dilihat. Kini ada 2 jalan yang menjadi korban yaitu jalan Marikit dan Jalan Diponogoro, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang.

    Sejak adanya pelebaran parit atau selokan di Jalan Ki Hajar Dewantara pada awal bulan Februari 2017, jalan Marikit dan jalan Diponogoro Gorong-gorong depan jalan dibongkar pada tanggal 1 Februari 2017 untuk melebarkan selokan tersebut.

    Hingga kini, kondisi jalan tersebut dibiarkan saja. Sehingga warga tidak dapat melintasinya.

    “Binggung saya harus mutar arah lagi jika ingin kepasar atau ke tempat lainnya, kebetulan rumah saya di jalan Diponogoro, padahal hampir satu bulan. Namum Dinas terkait atau pemborong tidak cepat untuk perbaiki ulang,” ujar Putri, yang ingin kepasar (25/2/2017).

    Ia berharap agar segera diperbaiki. Sehingga masyarakat bisa menggunakan jalannya. Semesetinya jika waktu pengerjaan habis, harusnya tidak dibongkar. Sehingga merugikan masyarakat setempat. (bnr/beritasampit.co.id)

    Follow Berita Sampit di Google News