​Tempat Wisata Belum Terawat, Ikon Jelawat Jadi Remang-Remang

    SAMPIT – Jika dilihat dari kesiapan Kotawaringin Timur (Kotim) khususnya Kota Sampit sebagai kota tujuan wisata nampaknya belum siap.

    Kenapa belum siap? Karena blum ada dukungan pengelolaan yang maksimal. Sebuah tempat wisata harusnya menawarkan keindahan dan keamanan, seperti halnya dengan penerangan pada malam harinya, harus ekstra.

    Supaya memberikan keindahan dan keamanan tersebut serta nyaman bagi para pengunjung khususnya wisatawan dari luar daerah. Salah satunya adalah tempat wisata Kotim Ikon jelawat. Dari 32 jumlah penerang icon ini yang menyala hanya ada 13 saja entah apa kendalanya juga belum diketahui.

    Menurut Ipul (24) seorang penjual tahu tek-tek di dekat wilayah tersebut menuturkan bahwa lampu tersebut memang sudah lama tidak menyala. “Saya gak tau juga entah kenapa cuma sebagian yang menyala, sudah lama memang begitu keadaannya,” ujar Ipul Jum’at, (17/3/2017).

    Riandi (28) salah seorang pengunjung juga mengungkapakan bahwa lampu yang disediakan banyak yang mati. Tentu saja dapat mengurangi keindahan ikon jelawat yang jadi kebanggaan Kota sampit.

    “Saya rasa ini perlu ditangani dan kalau dibiarkan bisa saja nanti tambah gelap, siapa yang mau ketempat yang gelap. Palingan jadi tempat yang tidak baik nanti,” kata dia.

    Dari barasumber yang diwawancarai beritasampit, tentu saja menjadi PR pemerintah daerah, bagaimana supaya penglolaan tempat wisata jangan terkesan setengah-setengah tanpa ada perawatan yang maksimal.

    (fzl/Beritasampit.co.id)