Diberikan Pembinaan di Polsek Cempaga, Anak Durhaka Dari Luwuk Bunter Minta Ampun Pada Orangtuanya

    SAMPIT – Pada hari Senin (20/3/2017) pukul 20.00 WIB, telah dilakukan kesepakatan damai tindak pidana kekerasan yang dilakukan anak kandung terhadap ibunya, Sabtu (18/3/2017) pukul 23.00 WIB.

    Kejadian yang memilukan di jalan Dusun Teluk Treah Rt.006 Rw 003 Desa Luwuk Bunter Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotawaringin Timur, Sampit. Bisa diambil pelajaran bagi kita semua.

    Pelaku yang diketahui adalah anak kandung dari korban yang bernama Robiah(62) akhirnya meminta ampu kepada irang tuanya. Pelaku khilaf hingga menendang serta memukul ibunya sendiri karena tidak mau disuruh bekerja dan hanya minta makan.

    Saat di konfirmasi melalu Kapolsek Cemapaga Iptu, Suharno SH mengatakan kejadian pemukulan itu berawal dari pelaku Sawiyansyah alias Sawi meminta makan kepada ibunya.

    “Lantaran ibunya tidak mau memberi makan karena pelaku malas kerja dan ibunya ngomel. Pada saat memberikan kepada anaknya, setelah memberi makan ibunya pun duduk nah pada saat duduk itu lah pelaku yaitu anak kandung dari korban menendang dengan tepat mengarah ke dagu dari sang ibu, mungkin karena tidak suka dengan omelan itu,” ungkap Kapolsek Cempaga.

    Kemudian kedua belah pihak sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan atau damai di Polisi Sektor Cempaga dengan cara pihak pertama yaitu pelaku bersedia meminta maaf kepada pihak kedua ibu kandungnya, dan pihak kedua ibunya bersedia memaafkan.

    “Pihak pertama berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut baik kepada keluarganya sendiri maupun kepada orang lain, dan apabila mengulanginya lagi bersedia di tuntut secara hukum dan perundang-undangan yang berlaku,” tutup Suharno.

    Pelaku untuk sementara di lakukan pembinaan di Polsek Cempaga dan bersedia di Perbantukan di Polsek Cempaga.

    (im/beritasampit.co.id).

    Follow Berita Sampit di Google News