​Mengintip Sedikit Keterampilan Napi di Lapas Klas IIB Sampit

    SAMPIT – Siapa sangka penghuni Lembaga Pemasayarakaatan Klas IIB (Lapas) Sampit, bisa dibina untuk menciptakan keterampilan yang bisa menghasilkan nilai ekonomis. Puluhan warga binaan dilatih untuk memiliki keterampilan yang bisa menghasilkan nilai jual yang tinggi.

    Kepala lapas Klas IIB Sampit, Mokhamad Khaeron mengatakan memang tidak lah mudah untuk membina para narapidana ini, apalagi latar belakang kasus mereka berbeda-beda.

    Namum karena ada kemauan agar tidak hanya terkurung dalam jeruji besi para Narapidana kini akhirnya menyukai keterampilan yang diberikan petugas.

    “Seperti disebuah meubel yang ada dilapas ini, membuat berbagai macam karya seni, yang bahannya terbuat dari tempurung kelapa, dan koran bekas. Nah tempurung bekas kelapa dimanfaatkan untuk membuat sebuah souvenir untuk hiasan rumah dengan berbagai bentuk. Ada dengan bentuk seperti ikan jelawat, kepiting, burung, motor vespa, motor gede dan lain-lainnya,” kata Muhakmad Khaeron, (18/4/2017).

    Narapidana yang didominasi kaum pria ini juga dibina juga dilatih menjahit serta merakit media elektronik. “Mereka kami bina khusus. Sebab nanti mereka akan mengikuti lomba dalam membuat berbagai alat elektronik, seperti pemutar VCD dan lain-lain,” terangnya.

    (im/beritasampit.co.id)

    (Visited 1 times, 1 visits today)