​Abah Jagur Pernah Bertemu Dengan Harimau Pengawal Prabu Siliwangi, Ini Ceritranya…?

    PANGKALAN BUN – Dedi Suhendi (99), alias Abah Jagur asli kelahiran Garut-Jawa Barat, yang kini jadi seniman unik, menetap di belakang Pasar Palanggan Sari-Pangkalan Bun Kabupaten Kobar, pernah bertemu dengan 2 Harimau Pengawal Prabu Siliwangi, yang menguasai daratan Pasundan-Jawa Barat.

    Pertemuan singkat dengan kedua harimau besar,tatkala Abah Jagur usai bertapa dilereng Gunung di Garut. “Kalau pengalaman sebelum dan sesudah bertapa,saya ceritrakan sangat panjang. Dan juga,kalau diceritrakan, itu namanya seolah-olah saya ini agul (pamer), itu pantangan bagi orang yang benar-benar pernah bertapa.

    Tapi kalau menceritrakan,intinya saja engga apa-apa,seperti saya memang pernah bertemu dengan dua harimau pengawal Prabu Siliwangi usai bertapa 40 hari/malam. ”Sekarang,diusia tua ini saya sering bermimpi pengalaman hidup saya jaman dulu, dijaman saya jadi jawara (jagoan). Tapi jaman dulu jawara itu melawan musuh Indonesia,Belanda dan Jepang,” ujar Abah Jagur.

    Dulu kata Abah Jagur,banyak jawara yang juga bisa “nyantet” (kerjain) orang lain. Tapi nyantetnya,untuk musuh Belanda dan Jepang. ”Awalnya itu ada ‘Teluh’ (Santet), di Indonesia,untuk menyerang penjajah Belanda dan Jepang. Bangsa kita kan hanya punya bamburuncing, keris, bedog (golok), tumbak.

    Kalau musuh punya senjata berupa pistol, senapan, geranat panser, tank. Untuk melawan penjajah,para Jawara saat itu banyak menggunakan senjata “Santet”. Tapi setah kita merdeka, ilmu santet banyak disalah gunakan untuk menyerang, sesama bangsa kita,” beber Abah Jagur.

    Abah Jagur,awal datang ke ke Kabupaten Kobar, menjadi transmigrasi tahun 1994 yang bermukim di Desa Suka Makmur Kecamatan Kotawaringin Lama. Kemudian pindah ke Pangkalan Bun,bekerja sebagai petugas kebersihan di Pasar Palanggan Sari, selama satu tahun.

    Abah Jagur sambil berkarya seni,kini tinggal di tiga kios yang kosong dan agak kumuh,di belakang Pasar Palanggan Sari-Pangkalan Bun,ditemani Istri nya jualan kopi.

    (man/beritasampit.co.id)