​Pameran Buku Sampit 2017 Siap Cerdaskan Masyarakat Kotim

    SAMPIT – Pameran Buku Untuk Sampit 2017 dengan tema “Dengan Membaca, Dunia Pada Genggaman” yang bertempat di Aula Sanggar Tari (Depan Rumah Jabatan Bupati) Jalan Jenderal Ahmad Yani No.118 Kota Sampit Kanupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

    Yang kabarnya secara resmi dibuka Oleh Bupati Kotim H. Supian Hadi S.Ikom pagi nanti pukul 09.00 WIB dan secara resmi dibuka mulai tanggal 29 April – 8 Mei 2017 dan buka Jam 09.00 – 21.00 WIB.

    Adapun ketentuan dari panitia untuk pengunjung akan gratis untuk memasuki pameran tersebut dan terbuka untuk umum. Dipameran ini juga tidak hanya mendisplay buku juga ada kegiatan perlombaannya :

    1. Lomba Akustik (UMUM).
    2. Lomba Mewarnai (TK/PAUD).
    3. Lomba Menggambar (SD).
    4. Lomba Membaca Puisi (SMP/SMA).
    5. Lomba Menyanyi (SD) dan (SMP/SMA).
    6. Lomba Ibu Mendongeng (UMUM).
    7. Lomba Bercerita (SD).
    8. Lomba Paduan Suara (SMP).
    9. Lomba Tari Kreasi Tradisional (SMP/SMA)
    10. Lomba Dance Competition (UMUM).

    Juga disetiap malamnya akan ada hiburan perform, Talkshow dari Putra Putri Pariwisata dan Workshop dari Komunitas Komunitas yang ada di Kota Sampit.

    Anwar (30) selaku panitia mengatakan bahwa pihaknya membawa 75 ribu exampler buku untuk RoadShow di Kalimantan Tengah. Untuk Roadshow di Kalteng lanjutnya, mengambil 3 titik yakni yang pertama adalah Pangkalan Bun Kedua Sampit dan terakhir akan singgah di Kuala Kapuas.

    “Kami memiliki data bahwa minat baca di tempat sebelumnya yakni Pangkalan Bun sangat baik. Itu didukung oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan pelayanan yang baik. Sehingga kami mengadakan pameran buku di sana kami tidak mengalami banyak kesulitan,” tegasnya

    Untuk Kota Sampit piahknya sangat berterimakasih Gita Anggraini M.Pdi salah satu Dosen di Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Sampit (STKIP). Karena melalui dia pameran buku di Sampit dapat terlaksana.

    “Alasan kami memilih 3 titik di Kalimantan Tengah karna berdasarkan survei yang kami temukan melalui data bahwa minat membaca yang tinggi itu ada di Pangkalan Bun, Kota Sampit dan Kuala Kapuas berdasarkan permintaan dari Pihak Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.

    Adapun buku-buku yang diminati di pameran sebelumnya adalah Buku Anak-Anak dan Novel, untuk harga buku anak-anak mulai dari harga Rp. 5000 dan untuk Sosial Politik paling mahal sekitar Rp 200.000 tapi untuk umum rata-rata mulai Rp 20.000 sampai Rp 30.000,” ujarnya

    “Kami di Kota Sampit tentu didukung penuh dan luar buasa oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah serta Pemerintah Daerah Kab. Kotim. Kami juga setiap tahun mempunyai Program dimulai bulan Maret-Juni berusaha untuk keluar pulau Jawa untuk pemerataan agar masyarakat-masyarakat didaerah diluar kota-kota besar dijawa juga bisa merasakan keberagaman variasi buku-buku yang ada di kota besar. Dalam hal ini program kami terangkum dalam sejuta buku untuk Indonesia, ” tandasnya

    Adapun tujuan Pameran Buku ini agar masyarakat di daerah mendapatkan akses buku yang variatif dan beragam. Ini adalah bentuk perhatian kami agar masyarakat disampit dapat merasakan apa yang dirasakan oleh orang di kota-kota besar.

    Dalam pameran buku ini diikuti oleh Penerbit Nasional sebanyak 50 penerbit besar yang tergabung dalam konsorsium penerbit Jogjakarta.

    (jmy/beritasampit.co.id)