​Tambang Pasir Sungai Perlu Adanya Pengawasan

    SAMPIT – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Jainudin Karim, meminta Pemerintah Kabupaten Kotim supaya dapat melakukan pengawasan dan penyelidikan terkait tambang pasir sungai yang belum jelas legalitasnya.

    Selain kejelasan legalitas, tambang pasir sungai tersebut sangat berdampak pada, lingkungan di aliran sungai yang dapat membuat keruhnya air sungai.

    “Untuk tambang pasir yang disungai memang sangat berdampak kepada lingkungan, khususnya aliran air akan tercemari dan keruh,” ujar Karim, Minggu (30/4/2017).

    “Benar yang dikatakan direktur PDAM beberapa hari yang lalu, karena adanya aktifitas tambang pasir sungai dapat menyebabkan kwalitas air, sungai Mentaya keruh, hingga merugikan masyarakat banyak,” Katanya.

    Karim, harapkan pemkab dapat mengawasi dan mengevaluasi terkait adanya aktivitas tambang pasir sungai di Kotim.

    “Untuk sekarang kan ada tambang pasir yang berada di aliran sungai Mentaya, saya tidak tahu apa kah itu ada izinnya, dan dimana tambangnya dia mengerup harus diselidiki lembih lanjut,” jelas dia.

    (fzl/beritasampit.co.id)