Belum Ada Listrik, ​Pemuda Desa Tangar ini Minta Pemkab Perhatikan Daerah Pedalaman

    SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur dinilai terlalu sibuk mengurus Kota Sampit dan tidak memperhatikan daerah Utara Kotawaringin Timur.

    Sugiansyah salah satu pemuda asal Desa Tangar, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, meminta agar Pemkab Kotim jangan hanya mengurus Kota Sampit dan daerah Selatan Kotim saja.

    Akan tapi juga harus memperhatikan daerah utara. “Saya sekalu putra asli desa tangar kecamatan mentaya hulu Kotim, memohon kepada pemerintah kabupaten kotim terkhususnya Bupati Kotim, H. Supian Hadi agar memperhatikan pembangunan-pembangunan di pedesaan yang ada di pedalaman terkhusus nya desa saya sendiri yaitu Desa Tangar,” ungkap Sugiansyah kepada beritasampit, Sabtu (30/4/2017).

    Sugiansyah juga mengiginkan agar Pemkab segera menyalurkan PLN atau listrik untuk waga desa tangar yang selama ini belum tersentuh oleh PLN sama sekali.

    Sebab katanya Pemkab selama ini menutup mata bagi kemajuan daerah pelosok sebelah utara Kotim. Sehingga kemajuan daerah tidak seimbang.

    “Kami masyarakat desa tangar untk beberapa tahun ini hanya mendapatkan bantuan listrik dari PT. SARPATIM, itupun listrik tersebut menyala pada pukul 5 sere atau setengah 6 sore dan mati pukul 12 malam, apalagi terjadi kendala kerusakan mesin yang bisa di alami listrik PT. SARPATIM tersebut,” sebutnya.

    (dsz/beritasampit.co.id)