​Satpol PP Layangkan 26 Surat Penertiban untuk Pedagang Kaki Lima 

    SAMPIT – Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di Jalan MT Haryono (kawasan Kodim dan Pasar Subuh) mendapatkan surat peringatan pertama dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotawaringin Timur (Kotim).

    Para pedagang yang berjualan dipinggir jalan tersebut sering kali menimbulkan permasalahan dalam lalu lintas (lalin).

    “Selasa (2/5/2017) kemarin, kami sudah layangkan surat peringatan agar tidak berjualan dipinggir jalan karena mengganggu lalin,” kata Kasatpol PP Richel saat dikonfirmasi via telpon Rabu (3/5/2017).

    Surat peringatan tersebut, lanjut Rihel merupakan surat peringatan pertama dan setelah tiga hari, apabila petugas memeriksa serta menemukan PKL masih berjualan dipinggir jalan, maka pihaknya akan memberikan surat peringatan kedua.

    “Sebanyak 26 surat teguran sudah kami berikan secara langsung kepada setiap pedagang yang dinilai melanggar ketertiban lalin Dijalan MT Haryono tersebut,” terang Rihel.

    Dipastikan setiap hari akan diperiksa apabila masih ada saja PKL yang berjualan setelah surat peringatan kedua, maka akan diberikan surat peringatan terakhir.

    “Apabila masih saja tidak digubris, maka dengan sangat terpaksa kami akan mengeksekusi lapak pedagang tersebut,” tambah Punding selaku Kepala Bidang Sat Pol PP.

    Punding juga mengatakan sebelum mengeksekusi para pedagang yang tidak menghiraukan larangan tersebut, pihaknya akan turun kelapangan dan langsung memberikan teguran secara terang-terangan beratatap muka. Sementara ini pihak Satpol PP Kotim hanya berfokus pada satu titik jalan tersebut.

    “Bukan hanya PKL saja akan kami berikan surat teguran, para pedagang yang tendanya memasuki bahu jalan pun kami berikan surat teguran. Kami fokuskan disekitar kodim dan pasar shubuh, karena dilokasi itu terlebih dahulu, nanti kedepannya baru ke kawasan lainnya,”tutupi Punding.

    (im/beritasampit.co.id)