​Polres Kotim Sosialisasikan Karhutla Bersama Tokoh Masyarakat

    SAMPIT – Kepolisian Resor (Polres) Kotawaringin Timur (Kotim) mengelar sosialisasi bahaya dan antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aula Polres Kotim, Jumat (5/5/2017).

    Diharapkan masyarakat dapat membantu mencegah Karhutla secara dini. Kegiatan sosialisasi ini dibalut dalam acara sarapan pagi bersama Kapolres Kotim, AKBP Johanes Pangihutan Siboro SH, SIK dimana kapolres Kotim mengundang tokoh masyarakat, adat, dan pemuda dan aparat kepolisian.

    Di ketahui yang paling rawan Karhutla ada di empat kecamatan yakni Kecamatan Mentawa Batu Ketapang, kecamatan Baamang, Mentaya Hilir Selatan dan Parenggean.

    “Kegiatan soaialisasi bahaya dan antisipasi karhtula ini mengingat karena saat musim kemarau pasti akan selalu ada Karhutla. Dengan mengundang semua tokoh masyarakat hingga kades ini kami harapkan bisa bisa mengajak masyarakat tidak lagi membakar hutan dan lahan, karena bahaya yang ditimbulkan oleh Karhutlah ini sangat besar yakni berupa kabut asap,” kata Kapolres Kotim, AKBP Johanes Pangihutan Siboro.

    Diharapkan pula agar para tokoh yang hadir dapat mengajak masyarakat ikut mencegah terjadinya karhutla, dan sehingga tidak ada lagi bencana kabut asap di Kota Sampit khusuhnya di seluruh daerah Kotim. Musim kemarau sendiri di prediksi akan terjadi pada bulan Juni mendatang.

    “Kita harapkan masyarakat agar bisa mendukung aparat dalam menjaga agar tidak ada lagi bencana asap seperti yang terjadi pada tahun 2015 lalu, Kotim saat ini menjadi salah satu daerah darurat kabut asap. Kejadian pada 2015 lalu itu kita jadikan pengalaman bersama agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan,” terangnya.

    (im/beritasampit.co.id)