​BPJS Kesehatan Sosialisasikan JKN-KIS dan Mekanisme Iuran Apdes se Kotim

    SAMPIT – Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan Sosial (BPJS) cabang Kotawaringin Timur (Kotim) mengadakan sosialisasi jaminan kesehatan Nasional (JKN-KIS) dan Mekanisme penyetoran iuran Jminan Kesehatan Nasional bagi PPNPN (Aparat Desa) se Kabupaten Kotim.

    Acara yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Sampit, Selasa (9/5/2017), dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemberdaya Masyarakat dan Desa (DPMD) Kotim, Redy Setiawa tersebut, diharapkan dapat memberikan jaminan kesehatan bagi seluruhnya aparatut desa di Kotim.

    “Saya harapkan dengan kita terdaftar pada BPJS Kesehata, di harapkan dapat memberikan jaminan kesehatan buat kita semua, dan acara sosialisasi ini dengan resmi saya buka,” kata Redy.

    Nanang Dwi Wahyudi selaku perwakilan dari dari Kantor Pusat Perbendaharaan Negara (KPPN) Cabang Sampit yang juga hadir pada acara tersebut,  menjelaskan secara rinci, dan terkait sistem dan mekanisme pembayaran melalui online kepada seluruh yang hadir di gedung serba guna pagi itu.

    “Kita bisa bayar transaksi melalui, sistem online yang nanti akan praktis melalui web KPPN, asalkan ada Email dan jaringan internet pasti akan mudah di lakukan,” katanya.

    Sedangkan Ibu Wiwit indrawati, Kepala unit pemasaran BPJS Kesehatan cabang Sampit, para aparatur desa, mendapatkan fasilitas kelas I, yaitu sama dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan 3.

    “Besukur lah bapak ibu perangkat desa, karena terdaftar di BPJS kesehatan selaku jaminan kesehatan masyarakat yang di amanatkan pemerintah untuk menjamin kesehatan pekerja baik PNS atau pun non PNS, ya seperti bapak ibu perangkat desa yang hadir pada hari ini,” ujar Indrawati.

    Dikatakannya lagi, “Untuk parngkat desa mendapat jaminan kesehatan kelas 1, sama halnnya dengan PNS golongan 3,” sebutnya.

    Indrawai, mengharapkan, dengan disosialisasikannya proses mekanisme penyetoran iuran BPJS Kesehatan khusus perangkat desa, dan semoga saja, pihak aparatur desa dapat memahami dan mengerti terkait penyetoran yang sudah bapak Dwi Wahyudi dari KPPN jelaskan tadi,” kata dia.

    Pada acara yang dihadiri, kepala desa, kaur, bendahara serta kepala Badan Pengawas Desa (BPD) se Kotim dengan berbagai macam pemaparan dari pameteri hingga adanya prosesi tanya jawab.

    (fzl/beritasampit.co.id)