​Umaaaa Ae…30 Paket Sabu Diamankan, Penjara 10 Tahun Menanti Bandar Ini !

    SAMPIT – Jajaran Kepolisian Sektor Parangean berhasil mengamankan sebanyak 30 paket narkotika jenis sabu-sabu siap edar dari tangan tersangka Deny Rahman.

    Dia diduga sebagai pengedar yang sudah malang melintang menjalankan aksinya yang bisa dibilang sangat melanggar hukum.

    Warga Jalan Padat Karya Kelurahan Parenggeaan, Kabupaten Kotawarin Timur (Kotim) ini, sudah cukup lama menjalankan aksinya.

    Pada saat sedang akan melakukan transaksi, tersangka langsung dibekuk oleh anggota Polsek Perangean dirumahnya, (11/5/2017) sekira pukul 12.00 WIB

    Kapolres Kotim AKBP Johanses P. Siboro melalui Kapolsek Parengean, Iptu Saldicky Juanda Al Karim mengatakan bahwa aksi pelaku memang sudah lama dincar dan menjadi target operasi polisi.

    “Dari laporan masyarakat, anggota kami langsung mendatangi rumah tersangka dengan harapan tersangka akan ditangkap saat akan membawa barang bukti menuju lokasi transaksi,” ungkap Iptu Saldicky saat di konfirmasi melalui telepon selulernya, Minggu (14/5/2017).

    Saldicky menambahkan, setibanya di rumah tersangka, anggota Polsek Parangean tidak langsung menangkap, tetapi melakukan pengecekan disekitar rumah tetangganya dengan harapan pelaku tidak melarikan diri.

    Begitu dirasa aman dan dijamin pelaku tidak bisa melarikan diri, langsung dilakukan penggerebekan.

    “Pelaku yang saat itu sedang didalam rumahnya mempersiapkan sabu-sabu untuk melakukan transaksi langsung kaget. Sehingga narkotika yang akan dibawa untuk transaksi dengan pelangganya berhasil ditemukan sebanyak 30 bungkus plastik kecil yang berisikan sabu serta dengan barang bukti satu alat hisap, satu buah alat takar yang terbuat dari sedotan,” beber Saldicky.

    Tersangka yang digerebek hanya bisa pasrah dan tidak melakukan perlawanan serta mengakui bahwa narkotika jenis sabu-sabu yang ditemukan itu adalah miliknya.

    Tersangka langsung digelandang ke Mapolsek untuk dilakukan pemeriksaan dan mempertanggung jawabkan perbuatannya.

    “Untuk tersangka diancam dengan Pasal 114 Ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman penjara selama 10 tahun,” terangnya.

    (im/beritasampit.co.id)