​Satpol PP Siaga 24 Jam Dilokasi PKL Jalan MT. Haryono Sampit

    SAMPIT — Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di jalan MT Haryono bisa dibilang sudah cukup sukses. Namun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tetap akan disiagakan untuk berjaga dilokasi penertiban PKL.

    Kepala Satpol PP Kabupaten Kotawarin Timur (Kotim) Rihel mengatakan, pasukan Satpol PP
    tetap akan disiagakan guna mengantisipasi kembalinya para PKL ke lokasi yang sudah di tertibkan

    “Kami akan menurunkan pasukan 20 sampai 30 orang, itu semua gabungan dari SOPD terkait. Kami akan mulai penjagaan pada malam ini sampai subuh nanti,” kata Rihel saat di wawancarai beritasampit.co.id, Senin (15/5/2017).

    Pada saat melakukan penertiban PKL di ketemukan juga oleh pihak Satpol PP, lapak yang menurut informasi digunakan untuk berjualan ayam. Tetapi pada saat penertiban, orang yang membangun lapak di atas saluran air tersebut tidak ada di tempat

    “Iya kami tadi menemukan lapak yang menurut informasi digunakan sebagai tempat untuk berjualan ayam, namun karena lapak yang berada di Jalan K.S. Tubun tersebut dibangun di atas saluran air, dan kami langsung membongkar karena sebelumnya kami pernah memberikan surat peringatan juga,” ungkap Rihel.

    Dia menegaskan pembongkaran lapak tersebut juga karena mengangu fungsi pengairan juga dapat membuat saluran tersumbat oleh sampah dan tidak menutup kemungkinan jentik nyamuk akan hidup dibawah lapak tersebut.

    “Saya melihat ada banyak nyamuk, lapak ini sepertinya dapat mengundang nyamuk DBD, karena masalah kebersihan di dalam trotoar juga kami perhatikan sekali karena ini dapat mengangu proses aliran air saat musim hujan. Saya berharap setelah lapak ini di bongkar agar pihak kebersihan dapat langsung datang membersihkan pengairan ini,” pungkas Rihel.

    (im/beritasampit.co.id)