​Terendam Banjir, Ujian Nasional di Kecamatan Bukit Santuai Terganggu

    SAMPIT – Akibat Banjir yang terjadi di dua desa Kecamatan Bukit Santuai yakni Desa Tumbang Payang dan Tumbang Tawan menyebabkan terganggunya aktivitas pelaksanaan Ujian Nasional (UN) diwilayah tersebut.

    “Sekolah-sekolah terendam, termasuk buku-buku sekolah. Untuk pelaksanaan UN di sekolah-sekolah yang terendam banjir ini rencananya akan dipindahkan kelokasi yang aman dari banjir seperti ke Sarpatim (PT Sarmiento Parakantja Timber) yang jaraknya dekat dengan desa,” terang Camat Bukit Santuai, Drs. Waren, melalui viat telepon, Senin (15/5/2017).

    Pihaknya hingga kini belum mengetahui kondisi terkahir apakah pelaksanaan ujian jadi dipindahkan atau belum karena jalur transportasi terputus baik darat dan sungai juga jaringan telepon.

    Dikatakan, banjir tersebut disebabkan dari meluapnya dua sungai, yaitu Sungai Kuayan yang melewati Desa Tumbang Payang dan Sungai Mantobar yang melalui Desa Tumbang Tawan.

    Saat ini pihak kecamatan terus berusaha untuk menjangkau kawasan yang menjadi korban banjir tersebut. “Kesulitan kami, daerah yang terkena banjir ini juga sulit komunikasinya,” ungkapnya.

    Saat ini, pihaknya mengimbau kepada warga di Kecamatan Tumbang Penyahuan untuk memantau ketinggian air dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, walaupun keadaan air sudah mulai surut.

    (raf/beritasampit.co.id)