Dandim 1015 Sampit Imbau Warga Tiga Desa Kecamatan Bukit Santuai Tetap Siaga Banjir Susulan

    SAMPIT – Meluapnya sungai Mentaya pasca turun hujan sejak Minggu (14/5/2017) lalu berdampak pada musibah banjir dibeberapa wilayah Kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur, (Kotim).

    Hal ini juga menimpa puluhan Kepala Keluarga (KK) yang terbagi di tiga Desa di Kecamatan Bukit Santuai tersebut, khususnya pemukiman penduduk yang terletak di dataran rendah.

    “Kita sudah melakukan kroscek lapangan bersama unsur Muspika lainnya, ketinggian air masih mencapai 10 sampai 20 Cm. Sampai hari ini, itu informasi dari Danramil yang turun cek lapangan bersama pihak kecamatan,” kata Dandim 1015 Sampit di Konfirmasi beritasampit.co.id Senin (15/5/2017) tadi malam.

    Menurut Letkol Infanteri I.Gede Putera Yasa dari hasil data dilapangan tadi pagi, sedikitnya ada sebanyak 47 Kepala Keluarga (KK) yang terbagi di Tiga Desa, se Kecamatan Bukit Santuai tersebut yang terimbas musibah banjir dadakan itu.

    “Ada puluhan kepala keluarga yang sudah terdata, semuanya tinggal di bagian hulu, dimana pemukiman mereka merupakan dataran rendah yang tidak jauh dari sungai, petugas kita bersama unsur muspika sudah melakukan pendataan di TKP,” ungkapnya.

    Sementara itu menurutnya dari total pemukiman penduduk yang terendam banjir tersebut diantaranya yakni Desa Tumbang Tilap ada sebanyak 29 kepala keluarga, Desa Tumbang Payang ada 8 kepala keluarga dan Desa Tumbang Getas sebanyak 10 kepala keluarga.

    “Langkah-langkah kita dilapangan,yakni berkordinasi dengan para korban langsung,untuk mengantisipasi banjir susulan yang lebih besar, serta menghimbau warga masyarakat supaya lebih waspada dan mengamankan keluarga serta harta bendanya,” terangnya.

    Pasca musibah banjir tersebut,sejauh ini aktifitas warga dilokasi masih bisa berjalan normal seperti biasanya, hal ini terlihat saat pihak TNI melakukan kroscek langsung dilapangan sejak tadi pagi.

    Dengan adanya musibah banjir saat ini, Dandim 1015 Sampit menekankan agar masyarakat terus waspada,terutama pada saat cuaca yang tidak menentu seperti yang disampaikan oleh pihak BMKG Bandara H.Hasan Sampit baru-baru ini.

    “Apalagi sekarang ini lagu musim hujan yang terkadang derasnya diluar perkiraan kita. Waspadai tempat berbahaya seperti sungai dan lainnya,dan penyakit yang di timbulkan akibat banjir, apabila ada kesulitan terkait kondisi banjir kami harap segera hubungi koramil terdekat agar bisa segera kita tindak lnjuti,” tutupnya.

    (drm/beritasampit.co.id)