​Lagi..! Kepala DPMD Ingatkan Kades Jangan Terima Insentif Ilegal 

    SAMPIT – Setelah sebelumnya, Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampit Kotawaringin Timur (Kotim) beberapa hari yang lalu, menyuarakan bahwa kepala desa (Kades) tidak boleh menerima insentif ilegal dari perusahaan.

    Sekarang Kepala Dinas Pemberdaya Masyarakat dan Desa (DPMD) Kotim, Redy Setiawan, juga ikut bersuara dan mengingatkan seluruh Kades agar dapat menaati aturan yang sesuai karedornya, sehingga tidak ada penyimpangan yang terjadi nantinya.

    “Terimakasih kepada Kejari, yang sudah mensosialisasikan, terkait insentif ilegal ya, yang memang seharusnya tidak boleh diterima oleh kepala desa, karena bisa termasuk pungli,” ujar Redy, Selasa (16/5/2017).

    Dikatakan Redy lagi bahwa, penyimpangan dalam hal insentif dari pihak perusahaan seperti itu, memang rawan menjadi penyimpangan. Sebab, ujar Dia, bahwa tidak ada dasar hukum dan aturannya.

    Maknya redy menyarankan supaya insentif dalam bentuk sumbangan perusahaan dapat dirubah menjadi legal, dengan cara memasukannya kedalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) melalui mekanisme yang ada.

    Redy juga mengatakan bahwa semua data keungan dan pengeluaran perusahaan, pihak kepolisian dan kejaksaan sebenarnya mengetahui. Akan tetapi mereka tidak ributkan dan meneanyakannya.

    “Sebenarnya semua data-data keungan perusahaan, Kapolres dan kejaksaan itu tahu, disetor kemana aliran dannya, mereka tau, tetapi mereka tidak banyak bertanya, dan saya bersyukur jika ada Kades yang berani menolak insentif semacam itu, untuk keamanan dan kebaikannyajuga,” pungkasnya.

    (fzl/beritasampit.co.id)