​Legislator Harapkan Semua Pihak Pantau Keberadaan PSK di Kotim

    SAMPIT – Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Rimbun, mendukung apa yang memang diintruksikan dari pemerintah pusat terkait penutupan lokalisasi.

    Rimbun mengharapkan semua pihak baik pemerintah daerah, melalui tim yang sudah dibentuk bersama pihak keamanan serta masyarakat dapat bekerjasama dalam memantau keberadaan Pekerja Seks Komersial (PSK) nantinya jika tempat prostitusi di Kotim ditutup.

    Kepada Beritasampit.co.id, seusai menghadiri acara pembukaan sosialisasi temu stakholder dan tim pembina, penertiban dan penutupan lokalisasi, Rabu (17/5/2017) di aula lantai II Setda Kotim, Rimbum menyampaikan hal tersebut.

    “Sampai pada pendeklarasian nantinya kami dari DPRD akan mendukung, kita semua dapat bekerjasama baik tim yang sudah terbentuk dengan tokoh agama, pihak keamanan dan tokoh masyarakat supaya bisa  menyukseskan apa yang diamanatkan oleh pemerintah pusat, yaitu penutupan lokalisasi diseluruh Indonesia termasuk di Kotim ini,” kata dia.

    Dilanjutkannya, “nanti tinggal pengawasan aja lagi, apa bila semunya sudah selesai, dan diharapkan kami mohon Pemerintah Daerah serta masyarakat dapat memantau keberadaan mereka, janga sampai berkeliaran di tempat yang baru,” harapnya.

    Sebab, Rimbun menghawatirkan efek penutupan nantinya dapat membuat para PSK itu berkeliaran ketempat lain dan membuka lokasi baru.

    “Dikhawatirkan mereka membuka lagi ditempat yang baru, dan penyakit sosial ini akan tumbuh kembali bahkan bisa lebih berbahaya, karena akan dekat dengan masyarakat,” pungkasnya.

    (fzl/beritasampit.co.id)