​Legislator Imbau Sekolah Jangan Adakan MOS Bersifat Pelonco

    SAMPIT – Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) H Abdul Sahid, mengimbau kepada semua sekolah di Kotim disemua jenjang supaya dalam kegiatan penerimaan murid baru yang biasanya dikenal dengan Masa Oreintaasi Sekolah (MOS) tidak ada sifat peloncoan dan penyiksaan.

    Sebab, menurut Sahid pada awal masuknya murid baru kadang masih saja ada sekolah yang tidak mentaati aturan dengan mengadakan kegiatan MOS yang tidak sesuai norma dan aturan.

    Lagian pula lanjutnya lagi, MOS sudah ditiadakan dan sudah diganti dengan kegiatan yang dinamakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

    “MOS sudah ditiadakan dan diganti dengan MPLS, jadi kami harap jangan ada lagi sekolah yang mengadakan semacam kegiatan peloncoan, menyiksa dan membawa aatribut aneh-aneh,” ujar Sahid, Rabu (12/7/2017).

    Politisi fraksi PKS ini juga menerangkan bahwa, kegiatan MOS yang kadang tidak karuan, akan berpengaruh kepada mental siswa dan tekanan batin hingga pada akhirnya bisa menjadi inseden yang tidak inginkan. ” Tentunya jangan ada insiden yang tidak kita inginkan terjadi,” tutupnya.

    (fzl/beritasampit.co.id)