​Dua Petugas PT. HPI yang Tewas Kesetrum Telah Diberi Santunan Oleh PLN Rayon Pangkalan Bun

    PANGKALAN BUN – Dua orang petugas PT. Haleyora Power Indo (HPI), salah satu mitra kerja PLN. Rayon Pangkalan Bun,yang tewas kesetrum listrik Rabu (12/7/2017), telah diberi santunan oleh PLN. Rayon Pangkalan Bun. Hal tersebut disampaikan Sekretaris PLN Rayon Pangkalan Bun Suprapto, saat dikonfirmai beritasampit.co.id Jumat (14/7/2017).

    “Kami dari PLN, telah mendatangi kemasing-masing keluarga korban dan memberi santunan,sekaligus bersilaturahmi. Untuk keterangan seleng kapnya, nantilah menunggu Pak Manajer PLN karena beliau masih di Banjar Baru,” jawab Suprapto.

    Terpisah, menurut sejumlah kerabat korban di RSUD Sultan Imanudin, kepada beritasampit.co.id, mengatakan. Ahmad Sasmijar yang tewas seketika di TKP dan  dan Hasan Nurholis, yang meninggal di rumah sakit.

    Pada hari Rabu (12/7),sekitar Pukul 09.30 WIB, empat petugas lsistrik dari PT. HPI, mendatangi salah satu tiang listrik di KM.76, wilayah RT 10 Desa Amin Jaya Kecamatan Pangkalan Banteng Kabupaten Kobar.Karena aliran listrik sejak pukul 08.00 WIB, pagi di Kecamatan Pangkalan Banteng sampai Pembuang aliran listrik PLN padam.

    Keempat petugas,setelah sampai di TKP,yang dua naik keatas ting listrik dua petugas lainnya berada dibawah. Saat dua petugas sudah dipuncak tiang listrik, tiba-tiba terdengar suara ledakan.Tak ayal lagi kedua petugas, yang berada ditas tiang , setelah kesetrum listrik terpental dan jatuh.

    Satu petugas Ahmad Sasmijar,setelah jatuh tewas seketika tubuhnya ‘gosong’ terbakar, sedangkan Hasan Nurholis masih hidup,tapi sama tubuhnya luka bakar dan setelah dibawa kerumah sakit meninggal dirumah sakit

    Sebelumnya, kedua korban langsung dilarikan ke Puskesmas Karang Mulya, untuk pengamanan sementara,kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Hasanuddin Pangkalan Bun. Ahmad Sasmijar (50), korban yang tewas seketika, mengalami luka bakar di siku tangan kanan, luka bakar punggung tangan kiri, luka bakar paha kanan sekitar 30 cm, luka bakar paha kiri dan luka bakar betis kanan.

    Sedangkan,korban yang kritis tapi masih bernapas Hasan Nurholis (25) mengalami luka bakar yang cukupparah, dan kaki kiri patah dibagian dengkulnya, luka bakar tangan kanan dagingnya habis. Masih beruntung, dua petugas lainnya, selamat karena ada dibawah tiang listrik.

    Sampai berita ini naik tayang,belum ada keterangan resmi,apa sebenarnya yang menjadi penyebab diatas tiang listrik bisa terjadi ledakan. “Mohon, maaf penjelasan resminya,nanti menunggu Manajer Pak Drie Alsi Laksana,sekarang masih tugas kerja di Banjar Baru,” ungkap Suprapto, Sekretaris PLN. Rayon Pangkalan Bun, Jumat (14/7/2017).

    (man/beritasampit.co.id)