​Pencarian Korban KLM Karya Bersama 28 GT Libatkan KLM Milik H. Ismail

    KUALA PEMBUANG – Rabu, (19/7/2017) Pencarian dua korban Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Layar Motor (KLM) Karya Bersama 28 GT atas nama Hasan Basri dan Arpah yang belum ditemukan terus dilakukan.

    Hingga hari ini setelah tenggelam KLM Karya Bersama 28 GT pada Sabtu,(15/7/2017) lalu. Tim Gabungan pencarian dan penyelamatan karena cuaca kurang baik dengan gelombang yang cukul tinggi ditambah Kapal Milik Basarnas 500 PK yang tidak mampu melakukan pencarian dengan jarak yang jauh maka melakukan kerja sama dengan masyarakat menggunakan KLM miliki H. Ismail.

    “Sampai saat ini kita terus melakukan upaya-upaya penyelamatan, dengan memanfaatkan sumber daya masyarakatkan kita melakukan kerja sama dengan menggunakan KLM milik H. Ismail karena untuk saat ini kapal tersebut yang kita rasa mampu menembus untuk pencarian dengan jarak yang jauh,” kata Kapolres Seruyan, AKBP Nandang Mu’min Wijaya, SIK, MH, setelah Upacara Apel Siapsiaga bencana diMapolres Seruyan, beritasampit.co.id, Rabu,(19/7/2017).

    Ia juga menambahkan kendala tim gabungan saat ini masih terkendala cuaca ekstrim sehingga mempersulit untuk melakukan pencarian dan penyelamatan dua korban yang belum ditemukan.

    “Jadi kendala kita masih sama cuaca yang kurang bersahabat, saya juga menghimbau kepada masyarakat jika ada menemukan informasi terhadap dua korban yang belum selamat agar dilaporkan ke posko dan kepada masyarakat nelayan yang berangkat kelaut agar bisa membantu pencarian dua korban,” Jelasnya

    Hingga saat ini tim gabungan yang berangkat dengan menggunakan KLM milik H. Ismail sudah melakukan pencarian dan diperkirakan waktu pencarian korban bisa memakan waktu 27 Jam.

    (bnr/beritasampit.co.id)