Pemkab Seruyan Inventarisasi Rumah Tak Layak Huni

    KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah akan menginventarisasi rumah tak layak huni yang ada diwilayahnya. “Saya sudah instruksikan instansi terkait dalam hal ini Dinas Sosial untuk menginventarisasi rumah tak layak huni,” kata Bupati Seruyan, Sudarsono di Kuala Pembuang, Jumat (21/7/2017).

    Ia menjelaskan, inventarisasi penting dilakukan, agar Pemkab mempunyai data mengenai keberadaan rumah tak layak huni yang ada di seluruh wilayah “Solganndaerah kita bernama Bumi Gawi Hatantiring. Tentunya dengan inventarisasi ini akan memudahkan pemerintah untuk memberikan bantuan dengan menggunakan anggaran daerah,” katanya.

    “Saya juga sudah meminta kepala desa (kades) untuk berperan aktif melakukan pendataan terhadap rumah tak layak huni di wilayahnya masing-masing lalu melaporkannya ke instansi terkait,” ungkapnya.

    Sudarsono juga mengatakan, saat ini pemerintah pusat dan daerah pusat telah memiliki berbagai program sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, di antaranya berupa bedah rumah atau bedah kamar untuk rumah warga yang tak layak huni.

    “Bahkan, kita bersama dengan pejabat dan sejumlah komunitas menggunakan dana pribadi juga ada melakukan kegiatan bedah rumah warga yang kurang layak huni,” tambahnya.

    Selain melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bantuan berupa bedah kamar atau bedah rumah tak layak huni sebenarnya dapat diakses melalui dana Coorporate Social Responsibility (CSR) yang ada di perusahaan.

    Namun, yang menjadi salah satu kendala, pemerintah mulai dari desa, kecamatan hingga instansi terkait belum punya data mengenai jumlah rumah tak layak huni milik warga yang dapat dijadikan sasaran program.

    “Itulah kenapa inventarisasi ini penting dan harus kita lakukan agar ketika bedah kamar atau bedah rumah itu diajukan atau diusulkan maka kita sudah siap dengan data,” harapnya.

    (bnr/beritasampit.co.id