​Pemda Nyatakan Tak Ada Lelang Ulang Proyek Antang Kalang, Plt Sekda Tunggu Hasil Kajian Kejaksaan

    SAMPIT – Pemerintah Daerah Kabupaten Kotim sudah menyatakan sikap atas proyek Jalan Simpang Tumbang Kalang ,Kecamatan Antang Kalang tersebut. Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten tidak akan melakukan pelelangan ulang terkait anggaran Rp 6,3 miliar yang sudah hangus atau tidak bisal lagi dicairkan tersebut.

    Bahkan kasus yang sampai saat ini masih mengambang, dalam penyelidikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Sampit tersebut sudah ditunggu-tunggu oleh Plt Setda Halikinnor, terkait perkembangan penyelidikan oleh pihak kejaksaan.

    “Kami tidak akan melakukan lelang ulang proyek jalan antang kalang itu, biar saja karena itu sudah hangus, dan kami masih menunggu hasil penyelidikan pihak kejaksaan, apakah ada hal yang berbenturan dengan hukum nantinya,” ungkap Halikin, Senin (24/7/2017) tadi pagi.

    Sementara itu Arsusanto alias Bangking yang mana merupakan saksi pelapor dalam dugaan penyalahan prosedur oleh pihak ULP terhadap pelelangan Proyek bernilai besar itu kini sudah melaporkan kasus tersebut ke (Ombudsman) Provinsi baru-baru ini.

    Hal ini dilakukan oleh saksi pelapor lantaran tidak puas dengan kinerja aparat penegak hukum yang dinilainya lelet alias lamban dalam menangani kasus tersebut. Bangking berharap dalam kasus tersebut aparat penegak hukum bisa lebih jeli menilai kasus dugaan penyalahan prosedur itu.

    “Memang benar dalam kasus itu tidak ada kerugian negara karena belum terlaksana, akan tetapi apakah dugaan penyalahan prosedur itu tidak ditindak lanjuti,” ungkapnya. Dia menilai dugaan penyalahan prosedur oleh pihak ULP tersebut bisa saja dikenakan sanski Administratif. “Saya lapor ke Ombudsman supaya kasus ini terus berjalan dan tidak jalan di tempat,” tutupnya.

    (drm/beritasampit.co.id)