​Seperti Apa Sosok dan Karir Bupati Seruyan? Penasaran, Yuk Simak Ceritanya (Bagian II) 

    Berita sebelum kita telah membahas sedikit tentang sosok H. Sudarsono Bupati Seruyan yang setiap saat ditengah kesibukannya melaksanakan tugas sebagai pelayan masyarakat, tak bisa pisah dari seorang istri bernama Ny Ratna Mustika.

    Menjadi seorang bupati dan menjadi publik figur tentu membuat Sudarsono menjadi perhatian banyak orang. Apalagi jika ada suatu kesalahan, maka akan cepat ditkerima masyarakat dan bisa menjadi fitnah yang merugikan keluarga.

    Oleh karenanya Ratna Mustika selalu bersama suami saat melaksanakan tugas dimanapun untuk menjaga dan menjauhkan dari fitnah.

    “Untuk menjaga jauh dari fitnah aja. Tidak ada maksud lain karena dari awal pernikahan kami selalu bersama. Sampai profesi kami pun sama di dunia pendidikan,” kata Ratna.

    Ratna juga menambahkan bahwa kebersamaannya bersama suami mulai dari mengelola 3 satuan pendidikan pada tahun 2000 lalu menjadi Anggota DPRD Provinsi Kalteng Periode 2009-2013 sampai dengan menjadi Bupati Seruyan jalur Independen mereka selalu bersama.

    Ia juga mengatakan apapun pendapat orang tentang dirinya yang selalu mendampingi suami, dirinya tidak terlalu memusingkan. Karena dalam acara dirinya mengikuti suami mengunakan uang pribadi kecuali jika ada hubunganya dengan Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) maka harus mendampingi seorang bupati yang juga suaminya.

    “Apapun pendapat orang lain tentang hal itu, kami tidak terlalu memusingkan. Karena saya mengikuti suami mengunakan uang sendiri dan ada banyak kegiatan-kegiatan bapak yang seharusnya memang bersama istri tentu ada dana yang diperuntukan untuk itu, serta mendamping suami itu wajib,” Ujar ibu dua anak ini

    Menurut Ratna jika ada yang tidak senang ataupun mengkritik tentang dirinya dan suami adalah hal yang wajar justru dari kritikkan menyadarkan bahwa ada yang salah dan segera diperbaiki.

    “Insya Allah walaupun mungkin ada cibiran itu dari orang-orang yang tidak senang, Itu wajar. Karena walau bagaimana pasti ada yang tidak senang,” terang Ratna.

    Sementara itu, Kebersamaan selalu bersama istri tersebut bukan hanya tentang Suami Istri namun untuk bersama-sama berpikir bagaimana memajukan daerah. Dan terbukti sebelum H. Sudarsono menjadi anggota DPRD Provinsi Kalteng dan Sekarang menjadi Bupati.

    Mereka telah terlebih dahulu membuat Sekolah Menengah Atas (SMA) dikampung mereka agar anak-anak yang sudah lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP) tidak lagi harus meneruskan diluar.

    “Kami sakarang mengelola 3 satuan pendidikan. Itulah kebersamaan yang kami lakukan sampai sekarang.Sehingga kemanapun kami selalu bersama, Karena profesi sama,” Kata Ratna Mustika menceritakan kenangannya dulu.

    Sifat kepeduli dengan lingkungan yang cukup tinggi ini membuat Hati Sudarsono pada saat itu bersama Istri ingin mewujudkan dan pada akhirnya semua tersalurkan untuk pendidikan.

    “Tahun 2000 belum ada SLTA yang ada baru MAdrasah Tsanawiyah (MTs) swasta yg dikelola oleh Yayasan masyarakat, lalu Bapak berpikir bagaimana agar anak-anak disini tidak keluar daerah untuk meneruskan STLA dan pada akhirnya membuatlah SMA,” Jelas Ketua PKK Seruyan ini.

    Berikut nama-nama sekolah yang dikelola oleh H. Sudarsono bersama Istri, Pertama mendirikan SMA Miftahussalam thn 2000 dan berakhir 2004. Lalu SMK Miftahussalam berdiri tahun 2004 Sampai sekarang, dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’hadil Islamil Falah, serta TAman Kanak Kanak (TK) Ma’hadil Islamil Falah Semua di Pembuang Hulu. Kecamatan Hanau.

    “Tujuannya cuma satu Mencerdaskan anak bangsa khususnya anak-anak Seruyan dan ide ini dari bapak dibantu oleh Istri,” terangnya. Selanjutnya tulisan akan membahas Kenapa alasan H.Sudarsono ingin menjadi Bupati Seruyan dan suka duka apa menjadi Bupati Seruyan. Pengen tahu nantikan tulisan selanjutnya.

    (bnr/beritasampit.co.id)