​APA…Kata Bupati, Kapolres, Dandim 1014 Dari Gelar Deklarasi Ikrar Merah Putih di Kobar 

    PANGKALAN BUN – Gelar Ikrar Merah Putih di Aula Kantor Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), yang kebanyakan dihadiri para tokoh pemuda, juga hadir unsure Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), dan Anggota TNI/Polri, serta tokoh masyarakat, lintas agama, Ormas, Selasa (1/8/2017) penuh dengan nuansa semangat baru, untuk bersatu.

    Bupati Kobar, yang diwakili Wakil Bupati Ahmadi Riansyah, Kapolres Kobar AKBP Pria Premos SIK, Dandim 1014 Letkol (Inf) Wisnu Kurniawan, dalam Gelar Ikrar Mereh Putih, hadir dalam kegiatan tersebut. Wabup Ahmadi Riansyah, mengatakan deklarasi dan ikrar merah putih ini dilaksanakan untuk kembali menumbuhkan semangat kebangsaan dan dengan bingkai kebhinekaan itu maka tantangan besar kedepannya akan dapat dihadapi.

    “Kita lupakan perbedaan, kita lupakan perpecahan dan kita lupakan silang pendapat untuk menatap Indonesia lebih baik ke depan,” ungkap Ahmadi Riansyah. Kapolres Kobar, AKPB Pria Premos SIK juga mengatakan, kegiatan Gelar Ikrar Merah Putih, salah satu langkah awal memastikan bahwa ada masalah besar yang harus dihadapi secara bersama.

    “Buktinya, saat ini telah banyak tersebar isu-isu yang tujuannya cenderung memperpecah keutuhan NKRI. Bahkan ada pula Isu yang tersebar mengatasnamakan agama, suku, ketidak percayaan terhadap pimpinan dan tokoh-tokoh partai politik kita,” tegasnya.
    Kapolres menegaskan, melalui kegiatan ini juga sekaligus pembentukan Satgas Anti Radikalisme, Anti Narkoba dan penanggulangan konflik sosial di tengah masyarakat.

    “Sebagai contoh paham radikal yang ingin memecah keutuhan NKRI, sehingga dengan adanya kegiatan ini kita kembali diingatkan untuk bersama menjaga dan memelihara keutuhan NKRI,” tegas Kapolres. Dandim 1014 Pangkalan Bun Letkol (Inf) Wisnu Kurniawan juga menegaskan bahwa TNI, siap menjadi bagian dari Satgas Anti Radikalisme membantu Polri untuk mencegah paham radikalisme.

    “Kami siap berada di garda terdepan untuk menjaga dan membela keutuhan NKRI yang telah menyatu dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika”, papar Dandim 1014, Wisnu Kurniawan.

    (man/beritasampit.co.id)