​Titik Api Terus Muncul, Kotim Sudah Memungkinkan Ditetapkan Status Siaga Darurat Bencana Asap

    SAMPIT – Berdasarkan koordinasi yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), bersama Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H. Asan Sampit, bahwa Kotim sudah bisa ditetapkan status siaga darurat bencana asap.

    Hal ini disebabkan kebakaran hutan dan perkebunan berdasarkan titik hotspot dgn confidence level diatas 70% di beberapa kec secara berturut-turut, demikian disampaikan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Kabupaten BPBD Kotim, Sotoyo Rabu (2/8/2017).

    Disebutkan, selain titik hotspot sudah terjadi dibeberapa desa dan kecamatan, juga sudah membakar hutan dan perkebunan di Kotim. “Dari informasi yang kami terima, kebaran hutan dan perkebunan ini tidak terpantau oleh satelit dibeberapa desa dan kecamatan yang dalam beberapa hari ini terus terjadi,” kata Sutoyo.

    Sementara itu, kebakaran diwilayah Desa Handil Sohor Sungai Sapihan, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan terus terjadi. Rabu (2/8/20107) siang sebanyak 40 orang anggota diterjunkan sejak pukul 09.00 WIB sampai saat ini masih melakukan pemadaman.

    Dari data yang dihimpun beritasampit.co.id, sumber air diwilayah tersebut sangat jauh dari lokasi kebakaran. Kondisi lokasi kebakaran yakni lahan gambut disertai angin kencang, juga menyebabkan api terus menyala. Belum lagi akses jalan menuju lokasi jauh dengan jalan setapak. Petugas harus masuk kelokasi kebakaran dengan berjalan kaki hingga kejauhan 3 kilometer.

    Petugas juga kesulitan saat membawa peralatan selang dan pompa portebel karena tidak bisa dilalui dengan kendaraan roda dua. Kesadaran masyaratakat setempat juga sangat rendah, sehingga api sulit dipadamkan dengan peralatan terbatas dan personil.

    Petugas saat ini masih menggunakan anggaran rutin karena masih belum ditetapkan status siaga dan posko gabungan. Selain Handil Sohor, 2 titik hotspot juga muncul di wilayah Kecamatan Cempaga Hulu. Kemudian di Desa Tanah Putih Kecamatan Telawang juga muncul titik api, namun dapat dipadamkan yang dilakukan oleh petugas dan dibantu oleh Perusahaan PT MAS.

    (raf/beritasampit.co.id)