Dewan Harakan di Seruyan Tidak Beredar Uang Palsu

    KUALA PEMBUANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan berharap di wilayah Kabupaten Seruyan tidak ada beredar uang palsu.

    Meskipun saat ini memasuki akhir tahun 2017 atau pergantian tahun ke 2018 dan menjelang perayaan Natal. Hal ini diungkapkan salah seorang anggota DPRD Seruyan dari Dapil I Arita, kepada wartawan, Kamis (14/12/2017).

    Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, saat menjelang perayaan Natal bagi umat Kritiani dan Tahun baru 2018 yang sebentar lagi akan kita jumpai ini, tentunya berbagai transaksi yang dilakukan masyarakat dengan mengunakan uang tunai akan semakin meningkat.

    Sehingga, hal ini tentunya tidak menutup kemungkinan akan terjadinya peredaran uang palsu yang dilakukan oknum atau orang yang tidak bertanggungjawab yang hanya menginginkan keuntungan pribadinya semata.

    “Hal ini yang perlu kita waspadai bersama, sehingga di Seruyan tidak ada peredaran uang palsu di tengah-tengah masyarakat kita”, ujarnya. Mekipun lanjut anggota dewan dari Komisi C ini, hingga saat ini belum ada masyarakat yang mendapatkan uang palsu.

    Namun, hendaknya hal ini tetap menjadi perhatian masyarakat terutama bagi para pedagang di wilayah Kabupaten Seruyan. Karena, apabila hal ini ada maka akan dapat meresahkan masyarakat, terutama bagi masyarakat yang mendapatkannya.

    “Kita berharap, agar di Seruyan ini tidak ditemukan peredaran uang palsu seperti di kota-kota besar lainnya yang ada di Indonesia”, katanya.

    Kendati demikian ujarnya, masyarakat tetap selalu berhati-hati dalam setiap melakukan transaksi jual beli di pasar modern maupun di pasar-pasar tradisional serta kios-kios ataupun kedai makan minum.

    Karena, bisa saja hal ini terjadi, yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab yang hanya mementingkan kepentingan pribadinya sendiri untuk mendapatkan keuntungan semata.

    “Tapi kami rasa masyarakat sudah mengerti ciri-ciri uang palsu ini, terutama bagi para pedangang yang memang sudah setiap hari berhubungan dengan uang. Tentunya mereka sudah hafal betul mana uang palsu dan mana yang bukan. Seperti caranya diraba, dipegang, dan diterawang”, tandasnya.

    (sti/beritasampit.co.id)