MOTIF LAIN..?? Diduga terkait Bisnis Haram, Elis Tega Bunuh Abu

    KUALA KURUN-Motif pembunuhan terhadap Sumber alias Abu (54) di Jalan Jambu, Kuala Kurun, Kabupaten Gumas, masih menyimpan tanda tanya besar di masyarakat.

    Kendati pihak Kepolisian telah mengungkap fakta berdasarkan hasil penyidikan, kesesuaian dari keterangan para tersangka, saksi-saksi dan barang bukti.

    Pertanyaan besar terkait sosok Elina Wati alias Elis, sebagai otak perencana pembunuhan yang notabene adalah pasangan selingkuh Abu dari sejak lama, mulai bersuami yang pertama hingga kedua.

    Hasil penyidikan mengungkapkan, motif pembunuhan lantaran Elis, otak perencana pembunuhan, sakit hati dan dendam terhadap korban, karena perlakuan korban Abu terhadap tersangka Elis.

    “Perlakuan korban terhadap tersangka secara kasar dan sering meminta hubungan badan tanpa mengenal waktu dan tempat, serta sering meminta-minta uang,” beber Kapolres Gumas, AKBP Yudi Yuliaddin, S.I.K, belum lama ini.

    Untuk memuluskan aksinya terungkap, tersangka Elis telah dua kali merencanakan pembunuhan terhadap Abu. Namun gagal, lantaran dua pria sebelumnya yang menjadi teman selingkuh Elis, menolak melakukan pembunuhan terhadap Abu.

    Padahal Elis juga telah memberikan kepuasan batin diatas ranjang dan materi kepada dua sosok pria yang hingga saat ini belum diketahui keberadaannya, setelah memutuskan menolak dan memilih pergi dari kehidupan Elis.

    Wanita yang memiliki dua anak ini, berhasil memuluskan rencana jahatnya membunuh Abu setelah bisa meyakinkan pasangan selingkuhnya yang terakhir, bernama Muhammad Baharudin alias Udin (25).

    Pertemuan kedua tersangka ini terbilang cukup unik. Udin asal pulau Jawa ini, diketahui sebagai pekerja serabutan. Udin diperkenalkan menjadi pelayan tukang bangunan, membangun rumah tersangka Elis.

    Sebelum bekerja sebagai tukang di rumah tersangka Elis Sumber beritasampit.co.id menyebutkan, tersangka Udin pernah menjadi bagian sebagai pekerja pada proyek jalan di wilayah Kuala Kurun.

    Inilah awal pertemuam tersangka udin sebagai eksekutor dengan tersangka Elis sebagai otak perencana pembuhunan berencana terhadap korban Abu, warga Desa Tumbang Tambirah, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gumas.

    Seperti yang diungkapkan Kapolres Gumas, berdasarkan hasil penyidikan, tersangka Udin nekat membunuh lantaran di iming-imingi kepuasan batin dan materi yang nilainya cukup fantastis.

    “Tersangka Udin sebagai eksekutor melakukan pembunuhan karena materi dan kepuasan batin. Sebelumnya tersangka, Elis menjanjikan uang sebesar Rp. 20 Juta, satu unit sepeda motor dan satu rumah,” beber perwira Polisi berpangkat melati dua ini.

    Terkait uang, sepeda motor dan rumah yang dijanjikan tersangka Elis, memunculkan pertanyaan besar. Padahal seperti yang diketahui, Elis hanya seorang ibu rumah tangga tanpa pekerjaan yang jelas. Namun memiliki rumah lebih dari satu. Satu akan diberikan kepada eksekutor Udin.

    Demikian halnya, terkait korban Abu yang di bunuh, tanpa pekerjaan yang jelas. Benarkah motif pembunuhan seperti yang diungkap dari hasil penyidikan ? Apakah ada motif lain ? Di masyarakat beredar isue, ada rahasia lain belum terungkap terkait motif.

    Salah seorang warga yang tidak bersedia namanya ditulis mengungkapkan, Elis diduga bagian dari jaringan peredaran Narkoba di Gumas. Salah satu keluarga dekat Elis kini mendekam di balik jeruji besi, terkait Narkoba.

    Korban Abu mengetahui betul bisnis haram Elis. Inilah yang membuat kehidupan Elis tersandra oleh Abu. Permintaan Abu, mulai urusan ranjang, hingga permintaan uang tak kuasa ditolak Elis lantaran dia tidak ingin bisnis haramnya terbongkar. Kecuali nyawa Abu dihabisi.

    “Masa iya ibu rumah tangga tanpa pekerjaan yang jelas, ekonominya terlihat mapan. Padahal hanya ternak babi satu dua ekor saja. Apa mungkin dia membangun rumah labih dari satu, kalau tidak dari hasil jual Narkoba,” ucapnya. (A. Uga Gara/beritasampit.co id)