Jalan Desa Camba Jadi Kubangan Lumpur, Ini Tanggapan Anggota DPRD Kotim

    SAMPIT- Sungguh sangat memperihatinkan kondisi jalan di Desa Camba, Kecamatan Kota Besi. Jalan yang merupakan central induk transportasi bagi warga setempat itu,selama ini kurang mendapatkan perhatian pembangunan dari pemerintah daerah kabupaten sehingga berdampak buruk terhadap pertumbuhan ekonomi desa tersebut.

    Salah satu warga sampit, H,Triyono yang kerap kali berkunjung kedesa itu mengatakan sangat kesulitan ketika melintasi jalan desa camba tersebut. ” Apalagi pada saat musim hujan,jalannya sama sekali tidak bisa dilintasi lantaran sudah menjadi kubangan lumpur,” ungkapnya Senin (8/1/2018).

    Dia merasa miris melihat kondisi di lapangan saat ini. Menurutnya akses jalan desa tersebut sebelumnya sangat nyaman dilintasi, namun saat ini berubah fatal lantaran kurangnya perhatian dari instansi terkait, maupun pihak PBS yang menggunakan jalan desa itu sebagai sarana kebutuhan perusahaan.

    “Saya yang bukan asli orang camba saja merasakan sulitnya kehidupan desa disana, jalan mereka tidak pernah diperhatikan ,saya hanya sekali kali datang berkunjung didesa itu mengunjungi keluarga disana,”timpalnya.

    Terpisah, menanggapi hal tersebut anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotwaringin Timur Alexius Esliter mengatakan, pihaknya sebagai wakil rakyat bukanya tidak peduli terhadap pembangunan disana , bahkan setiap kali musrembang maupun reses semua usulan ditampung dan disampaikan kepemerintah daerah.

    Bahkan menurutnya, setiap tahun selalu ada anggaran untuk pembangunan jalan, namun karena teknis dan pelaksanaannya pemerintah daerah pihaknya hanya bisa mendorong dan melakukan pengawasan saja. ” Kita mengakui memang jalan desa camba itu rusak parah dan sudah sejak lama. Ini tentunya harus menjadi perhatian pemerintah daerah, Jangan sampai hal yang merupakan kepentingan masyarakat terabaikan.” ujar Alexius Esliter

    Dia menambahkan, selain pemerintah daerah , PBS yang berada di wilayah desa itu wajib memberikan perhatian serius, sebab mereka juga turut menikmati dan melintasi jalan desa itu untuk kepentingan perusahaan.

    ” PBS juga harus memperhatikan jalan desa itu, karena bagaimanapun juga, mereka pasti melintasi jalan itu dan setahu kami disitu ada beberapa perusahaan sawit yang beroperasi, jadi tolong perhatikan jalan tersebut,” tutup Alexius.

    (drm/beritasampit.co.id)