Pilkada Sukamara : Manuver Mengejutkan Golkar Yang Mendukung WIDI

    SUKAMARA – Dinamika politik di Kabupaten Sukamara semakin menarik, terutama manuver yang dilakukan oleh Partai Golkar pada pemilihan kepala daerah bupati dan wakil bupati.

    Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sukamara Partai Golkar, Eddy Alrusnadi yang sejak pertengahan 2017 digadang-gadang bakal maju menjadi bupati atau wakil bupati Sukamara ternyata lebih memilih untuk mundur dan mendukung Windu Subagio-Ahmadi (WIDI).

    “Sepertinya Golkar kadang-kadang tidak bisa dibaca tapi manuvernya sungguh sangat mengejutkan, hal ini tentunya berawal dari analisa kami yang semula berniat akan mencalonkan diri namun melihat situasi dan dinamika politik Sukamara tentunya saya sebagai ketua DPD dan selaku balon juga saat itu harus realistis,” ujar Eddy Alrusnadi, Selasa (9/1/2018).

    Menurutnya, realistis dalam membaca situasi politik di Kabupaten Sukamara pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati yang dirasa memiliki peluang besar untuk menang, sehingga Eddy memilih untuk mundur dan mengusulkan ke provinsi dan pusat agar Golkar harus memberikan dukungan ke WIDI.

    “Dengan pertimbangan itu, saya menyampaikan ke ketua DPD provinsi dengan pengamatan situai politik yang berkembang saya mundur,” terangnya.

    “Alhamdulilah pada proses musyawarah kami dengan DPP dan DPD Provinsi semua merespon apa yang telah kami sampaikan melalui analisa-analisa politik sehingga dalam waktu dua hari selesai, pada tanggal 5 Desember, Windu Subagio-Ahmadi telah menerima B1-KWK yang merupakan syarat utama untuk mendaftar,” jelas Eddy.

    Dengan Dukungan Partai Golkar kepada pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati, Windu Subagio dan Ahmadi pada pilkada 2018 semakin menguatkan pasangan tersebut setelah sebelumnya dukungan dari partai PAN, Partai Bulan Bintang, Hanura dan PKPI. (sya/beritasampit.co.id)