PBS di Katingan Diminta Perhatikan Plasma Masyarakat Setempat

    KASONGAN – Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang bergerak dibidang kelapa sawit di seluruh wilayah Kecamatan di Kabupaten Katingan diminta untuk memperhatikan plasma untuk masyarakat setempat.

    Demikian yang dikatakan Etarly Dayun, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, Senin (15/1/2018).

    Adapun Instansi yang berkewajiban untuk menindaklanjuti permintaan dimaksud kepada PBS yang ada di bumi Penyang Hinje Simpei tersebut, menurutnya adalah Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan setempat.

    Sedangkan untuk perizinan, meskipun Pemerintah Kabupaten Katingan bukan pemberi izin, namun memiliki hak untuk mengingatkan kepada semua calon investor untuk menjelaskan tentang persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhinya sebelum melakukan aktivitasnya di Kabupaten Katingan yang sudah berusia 15 tahun ini.

    “Karena, masalah plasma ini, di mana-mana merupakan kewajiban bagi perusahaan besar sawit yang harus dipenuhi,” tegasnya.

    Ditanya tentang prospek perkebunan sawit di Kabupaten Katingan saat ini, menurut mantan manager di salah satu perusahaan Hak Pengusaha Hutan (HPH) ini, sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai pekerjaan rutin. Sehingga, dia berharap kepada warga Katingan agar memamfaatkannya dengan sebaik-baiknya.

    “Artinya, bagi warga Katingan yang kebetulan mendapatkan areal plasma dari perusahaan agar dipelihara sebaik-baiknya, dengan harapan dapat mempunyai hasil yang baik pula,” sarannya.

    (ar/beritasampit.co.id)