Jika Pelayanan RSUD dr. Murjani Buruk, Bupati Akan Berikan Sanksi

    SAMPIT – Bupati Kabupatrn Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi tegaskan bahwa ia tak akan main-main untuk memberikan sanksi terhadap buruknya pelayana pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Murjani Sampit.

    Sehingga pelayanan buruk tersebut banyak menuai keritik pedas dari berbagai kalangan dan menjadi keluhan masyarakat luas di Kotim.

    “Banyak hal yang saya ungkapkan kepada manajemen RS tadi, yang selama ini yang menjadi keluhan masyarakat. Baik itu dari media, ataupun laporan langsung kepada saya,” ungkap Supian. Rabu (17/1/2018) di Sampit.

    Supian menjelaskan, terkait hal tersebut dirinya telah memberikan masukan dan saran kepada pihak RSUD dr. Murjani Sampit.

    Selain itun Supian juga mengatakan jika selanjutnya ia datang lagi ke RSUD tersebut meski harus mendapat kabar yang nyaman tentang kinerja salah satu pusat pelayanan publik tersebut.

    “Kalau terdapat lagi berita atau pun kabar yang tidak nyaman, akan ada sanksi yang tegas. Pelayanan dan keramahan RS murjani harus di tingkatkan lagi. Bagi tenaga medis atau lain sebagainya, jika ada keluhan lagi dari masyarakat apa lagi ada bukti, maka sanksi akan diputuskan saat itu juga,” tegas Supian

    Ditambahkannya kembali apabila petugas yang bermasalah yang bekerja di RSUD tersebut bersetatus PNS, maka akan dikenakan sanksi pemindahan.

    “Kita akan sanksi tegas untuknya. Bagi yang buat onar, jika mau pindah silahkan. Karena insentif sudah di besarkan untuk semunnya” Jelasnya

    Selain itu juga dijelaskannya kembali, bahwa pemerintah daerah sudah merencanakan akan memberikan fasilitas yang lebih untuk menunjang tenaga medis yang ada di Kotim supaya peningkatan pelayanan kesehatan dapat lebih baik lagi.

    “Kita sudah siapkan di APBD murni untuk anggarannya. Apabila ada kekurangan tenaga medis ataupun yang lain, harus ditambah. Agar masyarakat dilayani dengan baik dan nyaman,” pungkasnya.

    (jmy/beritasampit.co.id)