Katingan Kedatangan Deligasi Dari Negara Nepal. Ada Apa ya..?

    KASONGAN – Generasi Sehat dan Cerdas (GSC) adalah program yang mulai dilaksanakan di Kabupaten Katingan pada tahun 2014 lalu.

    Program tersebut bertujuan untuk mendorong partisipasi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat miskin atau kelompok perempuan, dalam pengambilan keputusan perencanaan dan mendorong kemandirian masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan dan pendidikan.

    Demikian penyampaian laporan Bupati Katingan Sakariyas, saat mengelar ramah tamah Pemerintah Kabupaten Katingan dengan Delegasi Pemerintah Negara Nepal terkait program generasi sehat dan cerdas, Rabu (17/1/2018) malam.

    “Perwujudan dari tujuan itu tidak lain untuk mempermudah akses layanan kesehatan ibu dan anak, terutama untuk intervensi periode 1000 hari pertama kehidupan (HPK) khusunya kepada kelompok masyarakat miskin dan terpinggirkan,” terang Sakariyas.

    Kemudian, jelas Sakariyal lagi. Program tersebut diharapkan dapat mempermudah akses layanan pendidikan dasar termasuk bagi anak berkebutuhan khusus.

    Seperti mendorong anak-anak putus sekolah atau belum sekolah, untuk menyelesaikan pendidikan dasar SD/SMP atau sederajat, serta pengembangan anak usia dini yang terintegrasi.

    “Dalam proses perjalananya GSC di Katingan hingga tahun 2017, telah terbentuk Balai Rakyat di 3 Kelurahan dan 92 Desa.Terkait terbentuknya rumah desa sehat di Katingan tidak difasilitasi secara khusus, dengan pertimbangan karena di dalam balai rakyat sudah ada satu bidang yaitu rumah desa sehat,”imbuhnya.

    Ditambahkannya, untuk pelaksanaan GSC di Katingan, yakni sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten katingan dari dana Pembinaan Administasi Proyek ( PAP) untuk pelaku generasi sehat dan cerdas.

    Sehinga GSC tersebut dapat diperuntukan untuk bantuan transportasi, pengawasan dan pembinaan di lapangan dari tahun 2014 hingga 2017 tahun lalu.

    “Pada tahun anggaran 2018 dana GSC Katingan sebesar Rp. 550.235.000,- ( Lima Ratus Lima Puluh Juta, Dua Ratus Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah) yang bersumber dari dana APBN hibah luar Negeri yang dialokasikan untuk 7 kecamatan yang meliputi kegiatan persiapan, pelaksanaan, monitoring, evaluasi dan pelaporan generasi sehat dan cerdas,” pungkasnya.

    Sebelumnya, Ketua Tim Delegasi Pemerintah Negara Nepal Jagadish Regmi beserta rombongan dan juga ditemani oleh Kepala bagian kerjasama Luar Negeri Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indoensia ( KD-PDTT RI) Dr. Bambang Widyatmiko serta Pemkab Katingan.

    Pada siang harinya telah berkunjung Ke Desa Hiyang Bana Kecamatan Tasik Payawan tidak lain terkait program generasi sehat dan cerdas di desa tersebut.

    (ar/beritasampit.co.id)