Netralitas ASN Katingan: Suami atau Istri Diminta Cuti, Bila Ingin Mendampingi Pilkada

    Kasongan – Fenomena netralisasi aparatur sipil negara (ASN) dalam pemilu baik pemilihan presiden, legislatif ataupun pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang sekarang dilaksanakan serentak terus menjadi polemik.

    Terlebih ketika ASN memiliki hubungan keluarga dengan bakal calon seperti yang terjadi beberapa waktu yang lalu saat pendaftaran pasangan calon ke komisi pemilihan umum daerah (KPUD) Katingan.

    Yusafat E. Kawung S.H Ketua pengawas pemilu (Panwaslu) Kabupaten Katingan menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjadi keluarga calon kepala daerah tidak boleh terlibat dalam kegiatan yang berhubungan dengan Pilkada.

    “Semua ASN harus Netral, fokus saja pada tugas dan fungsinya melayani masyarakat, Sanksi pelanggaran sudah menunggu. Kami selalu menghimbau bahkan menyurati pemerintah daerah dan tujuh pasangan bakal calon peserta pemilu mengenai aturan tentang netralitas ASN,” imbuh Yusafat dengan beritasampit.co.id. Kamis, 18/01/2018.

    Mengenai polemik oknum ASN mencalonkan diri sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati atau ASN yang keluarganya mencalon dan ikut hadir dalam proses pendaftaran calon di KPU Kabupaten Katingan yang lalu dirinya menjelaskan.

    “Berdasarkan hasil rapat koordinasi Menteri Dalam Negri telah mengeluarkan surat no. 270/313/OTDA menjawab persoalan keterlibatan seorang ASN yang notabene adalah istri atau suami terlebih dari petahana yang ikut maju sebagai peserta pemilu maka yang bersangkutan kami himbau untuk cuti di luar tanggungan negara, dalam menjaga netralitas dalam pilkada,” terangnya.

    Disinggung masalah ASN atau petahana yang ikut dalam kontestasi pilkada Katingan apakah sejauh ini pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan cuti dirinya menambahkan.

    “Hingga sekarang ini kita belum ada dapat informasi mengenai cuti bakal calon dari ASN, harapan kami dari surat edaran menteri yang telah disebarkan semua pihak bisa saling mengiatkan masalah netralitas,” tandasnya.

    (Kwt/Beritasampit.co.id)