Wow… Ada Ijazah Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati Kapuas Belum Dibenarkan

    KUALA KAPUAS – Dihadiri Kapolres Kapuas AKBP Sachroni Anwar, dan Ketua Panwaslih, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas menggelar penyerahan model BA.HP.KWK kepada perwakilan pasangan bakal calon Bupati-Wakil Bupati, di Aula Kantor KPU Jalan Tambun Bungai, Kamis (18/1/2018) siang.

    Sebelum penyerahan itu, Komisioner KPU Kapuas, Suprianto, mengatakan, berdasarkan klarifikasi pihaknya bahwa ijazah tingkat SLTA milik balon bupati HM Mawardi belum dapat dibenarkan.

    “Untuk Pak Mawardi, pada saat kami melakukan klarifikasi di SMAN 1 Kotabaru, Kepala Sekolah sekarang belum dapat membenarkan. Karena yang bersangkutan belum dapat memperlihatkan ijazah dari dokumen yang asli, dan dokumen pendukung lainnya. Kemudian arsip sekolah tidak ada lagi, karena musnah terbakar pada tahun 1993,” terangnya.

    Sedangkan bakal calon lainnya, atas nama Dr HM Nafiah, lanjut Suprianto, ijazah S3/gelar doktornya belum dapat dibenarkan juga.

    “Kan beliau (HM Nafiah) melampirkan ijazah S3/doktor, maka ketika melakukan klarifikasi di Univeritas Islam At Tahiriyah, bahwa sampai saat ini universitas itu tidak memiliki izin S3 atau doktor,” bebernya.

    Supri-sapaan akrabnya, berdasarkan klarifikasinya, bahwa Universitas At Tahiriyah memang sempat menjadi perkuliahan program S3, tetapi izin gelar doktornya tidak diizinkan Kemanag RI. Kemudian, bahwa mahasiswa atas nama M Nafiah Ibnor yang terdaftar memegang ijazah doktor benar telah menjalankan perkukiahatn, tetapi karena ijin S3 tidak diturunkan oleh Kemenag, maka ijazah yang terbit itu lebih kepada inisiatif Direktur pasca sarjana saat itu.

    “Oleh karenanya, masing-masing bakal calon diminta untuk melakukan perbaikan,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua KPU Kapuas, Bardiansyah, menambahkan, bakal calon yang ijazah belum bisa dibenarkan tadi diberi waktu untuk melakukan perbaikan. “Kita beri waktu sampai tanggal 20 Januari ini hingga pukul 24.00 WIB,” ucapnya.

    Ditanya apakah permasalahan ijazah itu berpengaruh terhadap pencalonan? Dirinya menjawab sangat berpengaruh. “Jika tidak melengkapi, maka tunggu tanggal mainnya pada penetapan nanti tanggal 12 Februari 2018,” singkat Bardiansyah.

    (irfan/beritasampit.co.id)