BPJS Gelar Best Practice Sharing Tentang CSTI

    SAMPIT – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) cabang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), menggelar Best Practice Sharing (BPS) tentang aplikasi Customer Service Time Index (CSTI).

    “CSTI ini merupakan aplikasi standar pelayanan pelayanan peserta, karena aplikasi ini diharapakan dapat dilaksanakan oleh setiap Kantor Cabang BPJS Kesehatan se Indonesia, oleh sebab itu kita melaksanakan rapat ini untuk mendukung hal tersebut,” ucap Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta Heri Supriono, Kamis (25/1/2018).

    Heri Supriono mengatakan, untuk standar pelayanan sendiri harus ada Supervisor Frontline, Penyederhanaan DIP, kursi tunggu prioritas, self service, elektronik banner, suara pelanggan, jam operasional pelayanan, penampilan petugas, sikaf yang melayani.

    Selain itu kanal PIPP dan standar loket yang meliputi meja, kursi, Reminder Kit dan jenis loket, serta adanya Instruksi Direktur peluasan dan pelayanan peserta BPJS Kesehatan No 45 tahun 2017 tengang maklumat layanan per 1 Juni 2017.

    “Alhamdulilah untuk kantor BPJS cabang Sampit untuk standar pelayanan bagi para peserta sendiri, sudah dilaksanakan sesuai dengan pedoman, walaupun masih ada yang belum dilaksanakan seperti Supervisor Frontline dan elektronik banner,” tambahnya.

    Heri Supriono berharap, agar semua pegawai yang ada di BPJS Kesehatan Cabang Sampit mengetahui tentang CSTI-Supel, tidak hanya bidang kepesertaan dan pelayanan peserta saja, tetapi seluruh pegawai juga harus mengetahuinya.

    “Saling berkoordinasi dan semua pegawai mengerti tentang CSTI-Supel, demi kemajuan Kantor Cabang Sampit,” akhirnya.

    (put/beritasampit.co.id)