Mensos Idrus Marham Sebut Penghargaan Karang Taruna Adalah Persekongkolan Batin

    BALI – Menteri Sosial Republik Indonesia Dr. HM Idrus Marham, M.Sc mengatakan ada dua peristiwa besar yang terlaksana pada malam pemberian penghargaan Aditya Mahatva Yodha 2017.

    Pertama katanya, antara warga Karang Taruna dan Pejabat Pembina Umum di semua tingkatan semua daerah sama-sama saling mendukung (konsolidasi sosial). Contohnya apabila ada pejabat dimaki-maki oleh orang, maka Karang Taruna harus membela.

    Sebaliknya, jika Karang Taruna kesusahan, maka pejabat ini wajib membantu. Kedua, katanya, pesan moralnya adalah dimanapun kita berada, harus memberikan bantuan, sesuai kemampuan.

    “Ternyata semua yang kita capai hari ini adalah proses. Jadi secara kelembagaan zaman sekarang, Karang Taruna adalah berada di tingkat desa. Artinya, pembangunan di daerah tergantung warga Karang Taruna desa. Maka dari itu, mari kita bersama bersatu untuk Karang Taruna,” kata Mensos, di Prime Plaza Hotel Sanur-Bali, (25/1/2018).

    Ditambahkan Karang Taruna adalah mereka yang berjiwa disiplin, saling tolong menolong dan berjiwa sosial. “Kalau kita ingin maju maka harus disiplin. Jangan sampai saat seperti ini, setelah menerima penghargaan semua pada hilang. Maka dari itu mari bersama membangun daerah melalui Karang Taruna pemuda desa,” pungkasnya.

    (raf/beritasampit.co.id)