Terdampak Kebakaran, Langgar Darussalam di Teluk Dalam Masih Kokoh Berdiri

    SAMPIT-Kebakaran yang terjadi di Teluk Dalam Sampit, Kelurahan Mentawa Baru Hilir Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyisakan keajaiban.

    Tenyata dari beberapa bangunan yang terbakar ada sebuah musholla (Langgar) yang selamat dari amukan si jago merah.

    Musholla itu bernama Langgar Darussalam. Padahal di sekeliling Musholla tersebut, baik rumah warga dan bangunan sekolah ludes dilahap api.

    Anang Encek (55), warga setempat menyebutkan, bahwa Mushola tersebut memang sudah lama berdiri.

    ”Saat kebakaran terjadi warga menyiramkan air di seluruh bagian musholla, termasuk mengeluarkan karpet dan sajadah serta Al quran yang ada didalamnya,” ujarnya, Kamis (25/01/2018).

    Saat kebakaran terjadi api yang begitu besar tidak mampu sedikit pun menyentuh mushalla. Padahal kobaran api terus bergerak ke arah musholla tersebut. Bahkan malah melalap rumah disebelahnya.

    ”Hampir seluruh bangunan disekeliling mushola ludes terbakar. Namun mushola ini yang tetap berdiri.Meski ada beberapa bagian yang terbuat dari kayu dan tembok yang gosong karena jilatan api dan plafon yang rusak karena tertimpa reruntuhan atap dari bangunan disampingnya. Sementara bagian dalam mushola terhindar dari kebakaran,” kata Anang.

    Peristiwa ini cukup mengundang rasa takjub dari warga yang menyaksikannya.

    Padahal, di samping kiri dan kanan mushola tersebut seluruh bangunan nampak gosong karena di lalap api.

    Selain bangunan rumah yang terbakar, nampak pula puing-puing yang berserakan dan dalam kondisi hangus setelah terbakar.

    Beredarnya kabar mushola Darussalam di Teluk Dalam yang selamat dari kebakaran tentunya membuat banyak orang yang merasa penasaran.

    Tak sedikit dari mereka yang kemudian mencoba mendatangi lokasi kebakaran untuk bisa melihat langsung kondisi mushola tersebut.

    ”Ramai dibicara di medsos ada Mushola yang selamat dari kebakaran, jadi saya bersama teman ingin menyaksikannya langsung kesini. Alhamdulillah, kuasa Allah Mushola ini selamat dari kebakaran,” ungkap Nana (37), warga desa Pelangsian.

    Kini mushola tersebut dalam proses pembersihan.

    Seperti diketahui, Selasa 23 Januari sore lalu, di pemukiman padat penduduk Teluk Dalam terjadi kebakaran hebat.

    Data sementara terdapat 7 rumah, 1 gedung Sekolah Dasar, 1 Sarana Air Bersih dan sebuah Mushola terdampak peristiwa ini.

    Penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri dari surabaya serta jajaran Polres Kotim.

    Pada waktu yang sama Dinas Sosial Kotim juga mendistribusikan bantuan logistik kepada 12 Kepala Keluarga dari RT 14 dan RT 15 yang mengalami musibah kebakaran tersebut.

    (jun/Berita Sampit).