Pasir Bekas Bangunan di Lokasi MA Riyadlus Shalihin Ini Dipertanyakan Sejumlah Jamaah

    PANGKALAN BUN – Usai pelaksanaan ibadah sholat Jumat, sejumlah jemaah mempertanyakan adanya pasir putih yang menggunung seperti bukit telah membatu di lokasi Masjid Agung Riyadlus Sholihin. Pasir bekas bangunan itu sampai sekarang diduga tidak pernah dibersihkan, baik oleh tukang bangunan maupun oleh pengurus masjid.

    “Ini namanya keterlaluan, kalau sampai sekarang pasir yang membatu ini dibiarkan begitu saja. Padahal masjid agung ini dilihat dari depan megah dan indah, tapi di tengahnya dekat tempat mengambil wudhu kelihatannya tidak bersih, lihat tuh pasir yang menggunung dan membatu dibiarkan saja,” kata Rasdika, warga Mendawai. kepada beritasampit.co.id, Jumat (26/1/2018).

    Hal yang sama juga diungkapkan Marupdin, warga Bambang. Ia mengeluhkan keprihatinannya tentang pasir yang menggunung dan membatu dibiarkan saja, tak pernah diratakan. ”Coba kalau pasir ini diratakan, bisa dijadikan lokasi tempat penyimpanan sandal atau sepatu para jamaah, benar-benar pasir ini di spelekan begitu saja,” keluh Marupdin.

    Lanjit Maprudin, pasir yang membatu ini bekas membangun bangunan yang roboh beberapa bulan yang lalu.

    “Inilah yang namanya biasa APBD, jarang tuntas diselesaikan bekas bangunannya,” imbuh Maprudin.

    Yang sangat prihatin, pengurus masjidnya kurang inisiatif untuk membersihkan lokasi masjid. “Lihat kalau kantor dinas, lokasi depan belakang nampak bersih, ini untuk tempat ibadah kurang diperhatikan kebersihan dan keindahannya,” ujar Maprudin.

    (man/beritasampit.co.id)