Keren… Kapuas Miliki Ekowisata Kampung Barasih

    KUALA KAPUAS – Melalui program Neighbourhood Upgrading Shelter Project Phase (NUSP-2), kawasan Handil Semangat, Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas disulap menjadi ekowisata di daerah setempat.

    Betapa tidak, kawasan yang dulunya tampak semrawut, dan kurang terawat, bahkan anak sungainya banyak terdapat sampah dengan dipenuhi semak-semak, kini terlihat bersih, dan indah dipandang mata.

    Sebab, dikawasan tersebut dibangun sarana untuk bersantai di pinggiran anak sungai, disediakan sejumlah tempat pembuangan sampah, dikakukan penghijauan, anak sungainya dilakukan normalisasi dan dibangun siring. Ditambah lagi, dengan warna cat bangunan bersantai, dan siring yang menarik.

    Pada, Selasa (30/1/2018) sore, kawasan ekowisata Kampung Barasih, yang berada di Handil Semangat, Kelurahan Selar Dalam, Kecamatan Selat, diresmikan secara langsung oleh Bupati Kapuas, Ir Ben Brahim S Bahat MM MT, didampingi isteri Ary Egahni Ben Bahat SH, yang ditandai dengan penarikan tirai.

    Turut hadir, perwakilan Kemeterian PUPR, Kepala Kejari Kapuas, Kepala Dinas PUPRPKP Kapuas, sejumlab Kepala SOPD lingkup Pemkab Kapuas, Camat Selat, Lurah Selat Dalam, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan undangan lainnya.

    Ben Brahim mengungkapkan, dengan adanya kawasan ekowisata Kampung Barasih ini, masyarakat diharapkan dapat menjaga dan merawat semua fasilitas yang ada. “Jadikan tempat ini, betul-betul tempat berekreasi, bawa anak-anak kita, anak-anak muda juga,” ucapnya.

    Menurut mantan Kepala Dinas PU Kalteng itu, tempat ini sangat luar biasa, dan sangat baik untuk berekreasi, karena banyak kegiatan bisa dilakukan, seperi memancing, bersepeda, dan sebagainya.

    “Atas nama masyarakat Kabupaten Kapuas saya mengucapkan terima kasih dan hormat kepada Kementerian PUPR yang membantu Kapuas dalam semua hal, termasuk program NUSP ini,” ungkap Ben.

    Sebelumnya, Plt Kepala Dinas PUPRPKP Kapuas, Septedy, mengatakan, bahwa kawasan ekowisata Kampung Barasih ini merupakan program NUSP dari Kementerian PUPR. Yang program itu untuk pengurangan pemukiman kumuh.

    “Program ini sangat berdampak positif, untuk di Kampung Barasih ini masyarakat bisa memanfaatkan sebagai tempat wisata, bisa memancing, berkreasi untuk melukis, dan ke depan akan dibuat wisata pertanian, sehingga pelajar bisa menikmati untuk belajar bertani,” terangnya.

    (irfan/beritasampit.co.id)