Gubernur Kalteng: Pejabat Jangan Lindungi Bandar Narkoba

    SAMPIT – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran, menegaskan kepada Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Bupati H. Supian Hadi S.Ikom dan Kapolres Kotim AKBP Muchtar Supiandi Siregar S.IK agar tidak main-main dalam menghadapi narkoba.

    Hal tersebut, ia sampaikan di hadapan ribuan jama’ah yang akan menyaksikan dakwah Ustaz Abdul Somad (UAS) LC. MA, di Pondok Pesantren Darul Amin. Rabu (31/1/2018) malam.

    “Pesan saya kepada Bupati, Kapolres dan Dandim. Janga main-main terhadap Narkoba. Kalau memang sudah bosan, selesaikan mereka dengan urusan dunia. Karena ini yang Gubernur yang bertanggung jawab di akhirat,” ungkap Gubernur saat sambutan di safari dakwah UAS

    Gubernur menjelaskan, karena Narkoba dapat merusak generasi. Sehingga ia tidak segan untuk memerintahkan Bupati menindak narkoba dan harus bersih dari narkoba.

    Gubernur juga berpesan kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang rencananya akan melaksanakam aksi demo agar tidak melaksanakannya.

    “Jangan demo, kalau tidak bisa. Serahkan ke Gubernur. Karena Gubernur mempunyai jajaran yang lengkap. Kalau perlu kita bentuk Satgas khusus. Saya ingin kita menamengi narkoba demi generasi muda,” terang Gubernur

    Gubernur juga meminta kepada pejabat, untuk tidak melindungi bandar narkoba. Apa lagi smpai main narkoba. Dia mengatakan bahwa itu adalah nikmatnya hanya sementara.

    “Jangan coba-coba pejabat melindungi narkoba. Baik guru dan tokoh agama dan siapapun juga. Tangkap bandar besarnya, jangan hanya bandar kecil. Gubernur ingin bandar besar di tangkap, karena saya tidak mau jadi Gubernur yang masuk neraka,” demikiannya

    (jmy/beritasampit.co.id)