2019, Gubernur Kalteng Akan Gelontorkan Rp50 M bagi Pelaku Usaha Kecil dan Menengah

    PANGKALAN BUN – Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran pada tahun 2019 akan menggelontorkan anggaran sekitar Rp 30-50 Miliar untuk modal usaha pedagang kecil, petani, nelayan dan UMKM tanpa bunga, di seluruh Kabupaten/Kota se Provinsi Kalteng.

    Hal tersebut disampaikannya saat meninjau para pedagang di Pasar Tradisional Karang Mulya, didampingi Wabup Kobar Ahmadi Riansyah, Kamis (6/9/2018).

    Menurut gubernur, dari hasil kunjungannya seluruh pedagang kecil di Pasar, banyak mengeluhkan tentang kurangnya modal. Sehingga banyak pedagang kecil dipasar yang terlilit utang rentenir. Jadi untuk memutus rantai dengan rentenir, pelaku usaha kecil perlu diberi bantuan modal usaha, dengan memanfaatkan bank daerah yang ada di masing-masing kabupaten.

    “Saya harapkan manfaatkanlah bank milik daerah untuk memenuhi modal dagang, jangan pinjam uang berbunga, karena jika pinjam modal berbunga maka pedagang, petani, nelayan, UMKM tidak akan pernah maju, mereka berdagang hanya mencari untuk bisa membayar bunga pinjaman saja kepada rentenir,” tegas Sugianto.

    Lanjutnya anggaran dana sebesar Rp 30-50 M, dana itu untuk membantu permodalan bergulir dan tanpa bunga. Dana bantuan modal itu selain untuk pedang pasar, juga UMKM, nelayan dan para petani.

    “Dana itu akan di lgelontorkan pada tahun 2019, dan Pemerintah Provinsi pun akan membentuk Tim guna mendata masyarakat yang berhak menerima bantuan modal bergulir tanpa bunga,” terang Gubernur.

    (man/beritasampit.co.id)

    (Visited 2 times, 1 visits today)