Jika Tidak Ingin di Penjara 15 Tahun atau Denda Rp 5 Miliar, Jangan Bakar Hutan dan Lahan

    KASONGAN – Bupati Katingan, Sakariyas menghimbau kepada masyarkat agar tidak membakar Hutan dan Lahan sebarangan, karena hal itu sudah ada aturan undang-undang.

    Pasalnya, Polda Kalteng sudah jauh-jauh hari mengeluarlan maklumat tentang Kebakaran hutan dan lahan yang berkaitan dengan Undang-Undang nomor 41 tahun 1999 pasal 78, apabila dengan sengaja membakar hutan akan dipidana penjara 15 tahun atau dengan denda Rp 5 Miliar. Kemudian, KUHP pasal 187, apabila dengan sengaja membakar hutan dipidana penjara 12 tahun.

    Oleh sebab itu, Sakariyas meminta semua pimpinan seluruh camat, kepala desa dan semua pihak terkait untuk segera mengambil langkah-langkah antisipasi terhadap musim kemarau. Hal itu bertujuan untuk mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Katingan.

    Lanjutnya, walau bagaimanapun, membakar itu akan menganggu orang lain. Karena akibat kebakaran hutan dan lahan akan menimbulkan kabut asap. Hal itulah yang akan manjadi musibah dan menimbulkan penyakit yang akan terjadi seperti gangguan pernapasan maupun kecelakan lalu lintas akibat kurang jelasnya jarak penglihatan saat berkendaraan.

    “Sebab, dampak dari kebakaran hutan dan lahan ini kita sudah tahu dan merasa sendiri pada tahun 2015 lalu yang sangat luar biasa. Akibat kabut itu juga banyak menimbulkan penyakit dan terjadi kecalakan di jalan dan lain sebagainya,” terang Sakariyas kepada sejumlah Media, Kamis (27/9/2018).

    Terkait pencegahan Karhutla, Dirinya memyampaikan ucapan banyak berterimakasih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Baik provinsi maupun Kabupaten serta jajaran kepolisian yang selalu setiap hari untuk memantau kebakaran hutan dan lahan ini.

    “Harapan saya jangan ada masyarakat saya yang sampai ditangkap oleh aparat dan lain sebagainya karena melakukan pembakaran hutan dan lahan. Karena kita tau ini sudah tidak boleh, pihak kepolisian juga selalu melakukan sosialisasi maupun himbauan kepada masyarkat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan,” pungkasnya.

    (ar/beritasampit.co.id)

    EDITOR : MAULANA KAWIT

    (Visited 3 times, 1 visits today)