Rektor Baru UPR Minta Bantu Soal Polemik UKT Mahasiswa, Ini Jawaban Gubernur?

    PALANGKA RAYA – Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang ditanggung mahasiswa, hingga kini masih jadi polemik di dalam kampus Universitas Palangka Raya (UPR).

    Pasalnya, polemik UKT ini di UPR, diketahui sejak tahun 2013 hingga kini menjadi penyebab mahasiswa beberapa kali melakukan unjuk rasa (Demo) menuntut pihak birokrasi kampus, bahkan menuntut pemerintah dengan berbagai cara gerakan mahasiswa.

    Dengan polemik tersebut, rektor UPR Dr Andrie Elia, S E., M Si yang baru dilantik di Senayan Jakarta (07/09) lalu, meminta bantuan pemerintah daerah Kalimantan Tengah (Kalteng), tidak terkecuali kepada pemerintah kota Palangka Raya, langsung didepan ribuan mahasiswa UPR.

    Selain meminta bantuan untuk membangun sarana dan prasarana kampus, Rektor UPR meminta agar pemerintah Provinsi menyiapkan beasiswa untuk mahasiswa.

    Permintaan itu disampaikan Rektor UPR saat kegiatan mimbar bebas yang digelar oleh BEM UPR di UPR Jumat, (28/09) sore yang dihadiri Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, Ketua DAD Kalteng Agustiar Sabran dan beberapa jajaran pemerintah provinsi beserta ribuan mahasiswa UPR.

    “Tapi, kami ini kalau UKT nya turun, dari mana kami membangun fasilitas pendidikan kampus untuk menaikkan akreditasi,” ujarnya di lapangan Universitas Palangka Raya. Belum lama ini.

    Sehingga menghadapi polemik tersebut tersebut dirinya berharap pemerintah provinsi dapat menjadi solusi penengah antara kampus dan mahasiswa.

    “Kami harap bantulah mahasiswa kami dengan beasiswa sehingga mereka tidak demo kami untuk menurunkan UKT,” tuturnya saat kegiatan mimbar bebas itu.

    Sementara itu Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran mengatakan bahwa akan membantu universitas Palangka Raya kedepannya baik secara materil ataupun non materil.

    “Kedepannya saya minta rektor untuk membentuk tim kecil untuk melakukan inventarisir terhadap keperluan kampus UPR,” ucap Sugianto.

    (Han/Beritasampit.co.id)

    EDITOR : MAULANA KAWIT

    (Visited 1 times, 1 visits today)